Published at

Indonesia-China Perkuat Kerja Sama Transformasi Industri Batu Bara dan Energi

Indonesia dan China memperkuat kerja sama transformasi industri batu bara menuju sektor yang lebih modern, efisien, dan rendah karbon dalam Indonesia-China Coal & Energy Conference and Expo (ICEE) 2026 (11/5).

Pembukaan acara dilakukan secara bersama oleh sejumlah pimpinan asosiasi dan perusahaan energi Indonesia-China, di antaranya Ketua Umum APBI-ICMA Priyadi, Vice President China National Coal Association (CNCA) Xie Hongxu, perwakilan CCPIT Indonesia Niu Liangliang, serta jajaran pimpinan perusahaan dan asosiasi industri batu bara kedua negara.

Forum tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno bersama pelaku industri energi, teknologi pertambangan, hingga perusahaan batu bara dari Indonesia dan China.

Dalam sambutannya, Tri Winarno menegaskan batu bara masih menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional Indonesia. Saat ini, sekitar 60% pasokan listrik nasional masih berasal dari batu bara sehingga transisi energi, menurutnya harus dilakukan secara realistis, bertahap, dan berkeadilan.

Ia menegaskan transformasi energi tidak dapat dimaknai semata-mata sebagai penghentian penggunaan energi fosil, melainkan bagaimana pemanfaatannya dapat dilakukan secara lebih efisien, lebih bersih, dan lebih berkelanjutan.

Menurut Tri, pemerintah saat ini juga terus mendorong peningkatan nilai tambah batu bara, termasuk pengembangan proyek gasifikasi batu bara sebagai substitusi LPG impor guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain itu, pemerintah mendorong penerapan good mining practice melalui penguatan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, reklamasi pascatambang, efisiensi energi, hingga tata kelola pertambangan yang lebih transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Priyadi juga turut menyampaikan bahwa industri batu bara saat ini menghadapi tekanan besar akibat dinamika pasar global, meningkatnya perhatian terhadap aspek environmental, social, and governance (ESG), serta percepatan agenda transisi energi dunia.

Meski demikian, menurutnya, batu bara masih akan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional maupun regional, khususnya di negara-negara Asia yang masih memiliki kebutuhan energi besar.

Ia menilai masa depan industri batu bara tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya produksi maupun perdagangan, tetapi oleh kemampuan industri dalam melakukan transformasi teknologi, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan nilai tambah.

Priyadi menyoroti empat area utama kerja sama Indonesia-China yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan bersama, yakni green mining, digital mining dan smart mining, coal processing dan gasification, serta pengembangan coal chemical industry.

Menurutnya, kerja sama kedua negara perlu diarahkan tidak hanya pada perdagangan batu bara, tetapi juga pengembangan teknologi pertambangan modern, hilirisasi, serta transformasi industri menuju sistem energi yang lebih efisien dan rendah karbon.

Forum ICEE 2026 juga dihadiri berbagai perusahaan teknologi dan energi besar China yang memperlihatkan pengembangan smart mining, autonomous mining, coal chemical industry, hingga teknologi tambang rendah karbon sebagai bagian dari penguatan kerja sama industri energi Indonesia-China.

Other Article

Other Article

APBI-ICMA Soroti Stabilitas Harga dan Logistik Batu Bara Asia

Stabilitas Pasokan Jadi Sorotan Pasar Batu Bara Asia

Pembatasan Produksi Dinilai Tekan Industri Batubara di Tengah Ketidakpastian Global

Biaya Logistik dan Integrasi Infrastruktur Jadi Tantangan Industri Batubara

APBI-ICMA Soroti Stabilitas Harga dan Logistik Batu Bara Asia

Stabilitas Pasokan Jadi Sorotan Pasar Batu Bara Asia

Pembatasan Produksi Dinilai Tekan Industri Batubara di Tengah Ketidakpastian Global

APBI-ICMA Soroti Stabilitas Harga dan Logistik Batu Bara Asia

Stabilitas Pasokan Jadi Sorotan Pasar Batu Bara Asia

Pembatasan Produksi Dinilai Tekan Industri Batubara di Tengah Ketidakpastian Global

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by