Published at

Penurunan Emisi Metana di Sektor Batubara Perlu Dilakukan Bertahap dan Berbasis Data

APBI-ICMA berpartisipasi dalam Lokakarya “Strategi Penurunan Emisi Metana dalam Praktik Keberlanjutan Perusahaan di Sektor Energi” yang digagas oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) (9/6). Dalam kegiatan tersebut , Wakil Ketua Umum Bidang ESG & GMP APBI-ICMA, Ignatius Wurwanto, menyampaikan perspektif industri pertambangan batubara terkait tantangan dan strategi penurunan emisi metana.

Isu metana menjadi perhatian penting karena gas ini memiliki dampak pemanasan global yang jauh lebih kuat dibandingkan karbon dioksida dalam jangka pendek. Dalam konteks sektor energi, IEA mencatat bahwa emisi metana dari sektor bahan bakar fosil belum menunjukkan penurunan pada 2025, sementara kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara masih mencatat kontribusi signifikan dari tambang batubara dan operasi migas.

Dalam paparannya, APBI-ICMA menekankan bahwa upaya penurunan emisi metana di pertambangan batubara perlu dilakukan secara bertahap, berbasis data, dan memperhatikan karakteristik teknis kegiatan pertambangan. Tantangan di subsektor batubara tidak sederhana, terutama karena pengukuran emisi metana masih membutuhkan metodologi, faktor emisi, sistem pelaporan, serta mekanisme verifikasi yang kuat agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha.

APBI-ICMA juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara yang telah menyusun peta jalan inventarisasi emisi GRK pada badan usaha pertambangan minerba. Roadmap tersebut mencakup penyusunan pedoman teknis pada 2024, penyiapan perangkat dan regulasi pada 2025, uji terap inventarisasi pada 2026, kajian mitigasi pada 2027, penyusunan regulasi tata laksana penurunan emisi pada 2028, hingga pelaksanaan tata laksana pada 2029.

Bagi APBI-ICMA, tahap inventarisasi dan penetapan baseline merupakan fondasi yang sangat penting. Baseline yang akurat akan membantu pemerintah dan dunia usaha memahami profil emisi secara lebih objektif, mengidentifikasi peluang mitigasi yang realistis, serta merancang kebijakan yang tepat sasaran. Hal ini juga sejalan dengan strategi pengelolaan emisi metana yang menekankan pengembangan pedoman, sistem pelaporan, pembangunan baseline data, identifikasi peluang mitigasi, serta penguatan kapasitas dan teknologi MRV.

Dari sisi industri, langkah yang dapat mulai diperkuat antara lain peningkatan efisiensi operasional, perbaikan tata kelola pelaporan, pengembangan faktor emisi yang sesuai dengan karakteristik batubara Indonesia, serta studi kelayakan atau proyek percontohan untuk teknologi mitigasi, termasuk pengelolaan coal mine methane pada lokasi yang relevan.

Melalui forum ini, APBI-ICMA menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam dialog konstruktif bersama pemerintah, lembaga riset, dan pemangku kepentingan lainnya. Penurunan emisi metana perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses transisi yang terukur, berbasis sains dan data, serta tetap mempertimbangkan keberlanjutan operasional, ketahanan energi, dan kontribusi sektor pertambangan bagi perekonomian nasional.

Other Article

Other Article

APBI Future Leaders: Mempersiapkan Generasi Muda untuk Masa Depan Industri Energi

Foto : Para Peserta APBI Roadshow Edisi Kalimantan Selatan hari pertama, Banjarmasin 2 Juli 2026

APBI-ICMA Dorong Penguatan Tata Kelola, Elektrifikasi, Rantai Pasok, dan Reklamasi Pertambangan di Kalimantan Selatan

APBI-ICMA Soroti Stabilitas Harga dan Logistik Batu Bara Asia

Stabilitas Pasokan Jadi Sorotan Pasar Batu Bara Asia

APBI Future Leaders: Mempersiapkan Generasi Muda untuk Masa Depan Industri Energi

Foto : Para Peserta APBI Roadshow Edisi Kalimantan Selatan hari pertama, Banjarmasin 2 Juli 2026

APBI-ICMA Dorong Penguatan Tata Kelola, Elektrifikasi, Rantai Pasok, dan Reklamasi Pertambangan di Kalimantan Selatan

APBI-ICMA Soroti Stabilitas Harga dan Logistik Batu Bara Asia

APBI Future Leaders: Mempersiapkan Generasi Muda untuk Masa Depan Industri Energi

Foto : Para Peserta APBI Roadshow Edisi Kalimantan Selatan hari pertama, Banjarmasin 2 Juli 2026

APBI-ICMA Dorong Penguatan Tata Kelola, Elektrifikasi, Rantai Pasok, dan Reklamasi Pertambangan di Kalimantan Selatan

APBI-ICMA Soroti Stabilitas Harga dan Logistik Batu Bara Asia

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by