READERS

Published at

Saham Bumi Resources Bergerak Sideways di Level Rp 242

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menunjukkan tren pergerakan menyamping atau sideways pada sesi perdagangan Rabu (22/4/2026). Hingga pukul 14.39 WIB, harga saham emiten tambang ini berada di posisi Rp 242 per lembar, mengalami kenaikan tipis sebesar 0,83 persen, dilansir dari Investor Daily.

Data perdagangan menunjukkan fluktuasi harga BUMI berada pada rentang tertinggi Rp 246 dan titik terendah Rp 240 per lembar saham. Phintraco Sekuritas mengamati adanya indikasi teknikal penting pada pergerakan saham milik Grup Bakrie dan Salim tersebut di lantai bursa.


"Spinning bottom yang terbentuk menjadi indikasi awal rebound hingga rally lanjutan yang divalidasi jika mampu close di atas resistance 266," sebut Phintraco Sekuritas.

Analis merekomendasikan area masuk bagi investor pada rentang harga 240-242 dengan proyeksi target harga bertahap pada level 260, 280, hingga 300. Pihak sekuritas juga memberikan batasan risiko bagi para pelaku pasar modal.

"Stoploss di bawah level 234," pungkas Phintraco Sekuritas.

Dari sisi fundamental, perseroan melaporkan pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 20,1 persen menjadi US$ 81 juta atau setara Rp 1,35 triliun. Capaian ini meningkat dari periode sebelumnya yang mencatatkan angka US$ 67,5 juta.

Pendapatan perusahaan tercatat naik 4,8 persen menjadi US$ 1,42 miliar, sementara laba bruto melonjak 47,1 persen ke posisi US$ 249,1 juta. Efisiensi operasional menjadi faktor kunci peningkatan margin di tengah fluktuasi pasar komoditas dunia.

"Meskipun menghadapi kondisi pasar yang menantang dan harga batu bara yang menurun, Bumi Resources berhasil mencatatkan profitabilitas operasional yang positif dengan margin yang membaik berkat efisiensi dan pengelolaan biaya yang disiplin," kata Ricco Surya, Head of Corporate Communications BUMI.

Secara operasional, volume produksi batu bara BUMI mencapai 74,8 juta ton, tumbuh tipis 0,2 persen. Namun, volume penjualan mengalami penurunan 2 persen menjadi 74,6 juta ton dengan harga rata-rata FOB turun 17 persen ke level US$ 59,7 per ton.

Sebagai langkah strategis berikutnya, manajemen Bumi Resources berencana mengundang para pemegang saham dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Pertemuan formal tersebut dijadwalkan akan terlaksana paling lambat pada Juni 2026.

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by