IDX Channel

Published at

March 3, 2026 at 12:00 AM

Saham Batu Bara Ikut Terkerek, AADI Melonjak 7 Persen

IDXChannel - Saham-saham tambang batu bara turut menguat pada Senin (2/3/2026) seiring lonjakan harga energi global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Menurut data per pukul 09.50 WIB, saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) memimpin kenaikan, dengan melonjak 16,89 persen ke Rp1.315 per unit.

Diikuti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang naik 7,30 persen menjadi Rp9.925 per unit, serta PT Bumi Resourves Tbk (BUMI) yang menguat 3,10 persen ke Rp266 per unit.

Saham INDY juga naik 3,00 persen ke Rp3.780 per unit, sementara ADRO bertambah 1,71 persen dan PTBA naik 1,54 persen.

Saham-saham lainnya ikut menguat, dengan ITMG naik 0,99 persen, ADMR 0,95 persen, ABMM 0,69 persen, dan HRUM naik 0,43 persen.

Eskalasi konflik AS dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, menjadi pemicu repricing risiko global, di mana investor mulai menilai ulang ekspektasi harga energi dan sentimen risiko di pasar saham serta komoditas.

Kenaikan tajam harga minyak seringkali juga ikut mengangkat risiko terhadap komoditas energi lainnya, termasuk batu bara.

Selama ketegangan meningkat, harga energi secara umum naik karena investor memindahkan modal ke komoditas yang dianggap lebih aman atau memperoleh permintaan kuat jika pasokan energi fosil lain terganggu.

Sementara itu, harga batu bara menembus USD119 per ton pada akhir Februari, mencapai level tertinggi sejak Desember 2024, seiring ekspektasi permintaan global yang tetap kuat mengalahkan tekanan peralihan menuju energi bersih.

Mengutip Trading Economics, China, produsen dan konsumen batu bara terbesar dunia, terus menambah kapasitas pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, di tengah prioritas Beijing pada keamanan energi dan keandalan jaringan listrik.

Investor juga menantikan arahan permintaan dari pertemuan parlemen China yang akan datang.

Pertemuan tahunan “Two Sessions” dijadwalkan berlangsung mulai 4 Maret hingga sekitar 11 Maret, di mana pemerintah diperkirakan akan merilis Rencana Lima Tahun ke-15 yang memaparkan tujuan kebijakan untuk 2026-2030.

Di Amerika Serikat (AS), Presiden Donald Trump mengambil langkah mendukung sektor pembangkit listrik batu bara yang tengah tertekan, dengan mengalokasikan USD 175 juta untuk memodernisasi enam pembangkit serta mengarahkan Departemen Pertahanan AS membeli listrik dari fasilitas tambahan.

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

March 3, 2026 at 12:00 AM

3/3/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

March 3, 2026 at 12:00 AM

3/3/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

March 3, 2026 at 12:00 AM

3/3/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

March 3, 2026 at 12:00 AM

3/3/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

March 3, 2026 at 12:00 AM

3/3/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by