Bloomberg Technoz

Published at

February 27, 2026 at 12:00 AM

Produksi Batu Bara ITMG Ditahan 25% Sampai Maret 2026

Bloomberg Technoz, Jakarta - Manajemen PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membeberkan kuota produksi batu bara perseroan dibatasi maksimal 25% sepanjang Januari-Maret 2026.

Hitung-hitungan itu mengacu pada rencana produksi ITMG tahun 2026 sebelumnya yang telah disetujui pada rezim rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) tiga tahunan. Belakangan, pemerintah merevisi kembali RKAB menjadi periode satu tahunan.

“Kegiatan penambangan hanya dapat dilakukan paling banyak sebesar 25% dari rencana produksi tahun 2026 yang telah disetujui sebelumnya dan berlaku sampai 31 Maret 2026,” tulis manajemen ITMG seperti dikutip dari laporan keuangan akhir tahun 2025.

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Nomor 2.E/HK.03/DJB/2025.

Manajemen ITMG mengatakan RKAB baru yang diajukan perseroan masih dalam proses evaluasi oleh Kementerian ESDM.

“Manajemen terus berkoordinasi dengan regulator terkait proses persetujuan,” dikutip dari laporan keuangan.

Di sisi lain, manajemen ITMG menggarisbawahi, penyesuaian terhadap volume produksi yang diusulkan dapat memengaruhi kinerja produksi dan penjualan tahun ini.

Laba Anjlok

Kinerja keuangan emiten tambang ITMG melemah sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih ITMG anjlok 49% secara tahunan menjadi US$191 juta.

Anjloknya laba bersih sejalan dengan penurunan pendapatan ITMG sebesar 18% secara tahunan menjadi US$1,88 miliar di 2025.

Jika ditelisik lebih lanjut, ITMG sejatinya mampu mengerek volume penjualan batu bara 3% secara tahunan. Namun, rata-rata harga jual melemah 20% secara tahunan, sehingga penurunan pendapatan yang berujung pada anjloknya laba bersih tak terhindarkan.

Meski demikian, laba bersih pada kuartal IV-2025 membaik, dengan kenaikan 52% secara kuartalan menjadi US$60 juta.

Pertumbuhan laba bersih secara kuartalan (QoQ) pada kuartal IV-2025 didorong oleh ekspansi margin laba kotor ke level 30,4% (+770 bps QoQ), seiring penurunan cash cost per ton (-16% QoQ) di tengah kenaikan volume penjualan (+10% QoQ) dan harga jual rata–rata (+4% QoQ). Pendapatan pun meningkat +14% QoQ pada 4Q25.

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

February 27, 2026 at 12:00 AM

2/27/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

February 27, 2026 at 12:00 AM

2/27/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

February 27, 2026 at 12:00 AM

2/27/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

February 27, 2026 at 12:00 AM

2/27/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

February 27, 2026 at 12:00 AM

2/27/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by