AJAIB

Published at

March 10, 2026 at 12:00 AM

Peta Ekspor Batu Bara ITMG: China Serap 34%, Jepang 18%, India 9%

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat sejumlah negara sebagai tujuan utama ekspor batu bara sepanjang tahun buku 2025. China menjadi pasar terbesar bagi perusahaan, dengan kontribusi penjualan mencapai sekitar 34% dari total ekspor. Posisi kedua ditempati oleh Jepang dengan porsi sekitar 18%, diikuti oleh India yang menyerap sekitar 9% dari total penjualan.

Selain ketiga negara tersebut, beberapa negara lain di kawasan Asia Pasifik juga menjadi pasar penting bagi batu bara ITMG, seperti Filipina, Korea, dan Taiwan. Filipina sendiri tercatat berkontribusi sekitar 4% terhadap total ekspor perseroan. Sementara itu, permintaan dari pasar domestik juga tetap signifikan, dengan serapan batu bara di Indonesia mencapai sekitar 22% dari total penjualan pada tahun yang sama.

Dari sisi operasional, ITMG mencatat produksi batu bara sebesar 21,2 juta ton pada 2025, meningkat sekitar 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Volume penjualan juga menunjukkan pertumbuhan dengan capaian 24,7 juta ton, atau naik sekitar 3% secara tahunan. Meski demikian, pendapatan perusahaan mengalami penurunan sekitar 18% menjadi US$1,88 miliar, yang dipengaruhi oleh melemahnya harga jual rata-rata batu bara di pasar global.

Walaupun pendapatan terkoreksi, ITMG masih mampu mencatat laba kotor sebesar US$483 juta dengan margin 26%, serta laba bersih sekitar US$195 juta. Perseroan juga menjaga kondisi keuangan tetap kuat, dengan total aset mencapai US$2,4 miliar dan ekuitas sebesar US$1,9 miliar pada akhir Desember 2025. Posisi kas dan setara kas tercatat sekitar US$808 juta, atau sekitar 34% dari total aset perusahaan.

Strategi ITMG dalam Menjaga Pertumbuhan Bisnis

Untuk memperkuat ketahanan operasional, ITMG terus meningkatkan efisiensi dalam kegiatan pertambangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penguatan klaster Melak melalui integrasi pengelolaan beberapa tambang dalam satu struktur manajemen. Pendekatan ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur, meningkatkan koordinasi operasional, serta menciptakan efisiensi organisasi.

Selain itu, perusahaan menerapkan pengelolaan biaya yang disiplin dan meningkatkan akurasi perencanaan tambang. Strategi tersebut diharapkan dapat menjaga konsistensi operasional sekaligus memperkuat pengawasan terhadap seluruh aktivitas produksi.

Di luar bisnis inti batu bara, ITMG juga mengembangkan portofolio energi terbarukan sebagai bagian dari diversifikasi usaha. Hingga akhir 2025, kapasitas operasional proyek energi surya yang dikelola entitas anak perusahaan telah mencapai 63,7 MWp. Pengembangan ini mencakup proyek pembangkit listrik tenaga surya atap (rooftop solar) maupun solar farm berskala utilitas yang mulai dibangun sejak 2021.

Memasuki tahun 2026, ITMG menargetkan volume penjualan batu bara sebesar 6,8 juta ton pada kuartal pertama, atau sekitar 27,5% dari total penjualan tahun 2025. Dari sisi produksi, perusahaan menargetkan 5,1 juta ton hingga akhir Maret 2026, yang mencerminkan sekitar 24,1% dari total produksi tahun sebelumnya.

Menariknya, sekitar 45% dari target penjualan kuartal I-2026 atau sekitar 3,06 juta ton telah memiliki kontrak harga tetap. Dengan demikian, sebagian volume penjualan tersebut tidak terpengaruh langsung oleh fluktuasi harga batu bara di pasar global. Strategi ini menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menjaga stabilitas pendapatan di tengah dinamika industri energi.

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

March 10, 2026 at 12:00 AM

3/10/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

March 10, 2026 at 12:00 AM

3/10/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

March 10, 2026 at 12:00 AM

3/10/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

March 10, 2026 at 12:00 AM

3/10/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

March 10, 2026 at 12:00 AM

3/10/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by