TEMPO

Published at

January 12, 2026 at 12:00 AM

Pertamina akan Fasilitasi Distribusi DME Batu Bara

MIND ID dan PT Pertamina (Persero) menjalin kerja sama di sektor penghiliran batu bara. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan produk hilirisasi batu bara seperti Dimethyl Ether (DME), Synthetic Natural Gas (SNG), dan metanol. Kedua BUMN akan mengintegrasikan rantai pasok mineral, batu bara, dan energi agar hasil hilirisasi dapat terserap optimal di dalam negeri.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit P. Santosa mengatakan kolaborasi holding BUMN pertambangan dan Pertamina tersebut mencerminkan pendekatan terintegrasi dalam pembangunan sistem energi nasional. Menurut dia, diversifikasi energi berbasis sumber daya domestik menjadi kebutuhan strategis bagi Indonesia.

“Hilirisasi berbasis teknologi menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya nasional dan membangun sistem energi yang lebih tangguh serta efisien,” kata Sigit dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 10 Januari 2026.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menambahkan kerja sama ini bertujuan memperkuat struktur industri nasional melalui pengembangan rantai nilai mineral, batu bara, dan energi di dalam negeri. Melalui kolaborasi dengan Pertamina, MIND ID ingin mendorong hilirisasi yang memberi nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, serta membuka lapangan kerja baru.

“Bukit Asam akan berperan sebagai pemasok. Kami akan mengawal setiap tahap kerja sama ini agar manfaatnya bisa dirasakan bangsa dan negara,” kata Maroef.

Dalam kolaborasi ini, Pertamina akan bertindak sebagai offtaker sekaligus agregator infrastruktur distribusi. Dengan jaringan yang dimiliki, Pertamina akan menyalurkan produk hasil hilirisasi batu bara seperti DME, SNG, dan metanol ke masyarakat dan sektor industri sebagai pengganti energi impor.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyebut kerja sama ini sebagai langkah penting bagi kedaulatan energi Indonesia. Kementerian ESDM memproyeksikan konsumsi LPG nasional pada 2026 mencapai sekitar 10 juta metrik ton. Sementara itu, produksi dalam negeri baru berada di kisaran 1,3 hingga 1,4 juta metrik ton.

Melalui pemanfaatan teknologi coal to DME dan Coal to SNG, Simon mengatakan sinergi MIND ID dan Pertamina diharapkan dapat membantu menutup defisit tersebut dengan sumber daya domestik dan memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kami akan mengoptimalkan infrastruktur distribusi Pertamina untuk mendukung hilirisasi bersama MIND ID. Ini menjadi upaya nyata mengurangi ketergantungan impor LPG dan memastikan ketersediaan energi yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Source:

Liputan 6

Published at

January 12, 2026 at 12:00 AM

1/12/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

January 12, 2026 at 12:00 AM

1/12/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

January 12, 2026 at 12:00 AM

1/12/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

January 12, 2026 at 12:00 AM

1/12/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

January 12, 2026 at 12:00 AM

1/12/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by