WASPADA ID

Published at

Neraca Perdagangan Aceh Surplus US$7,74 Juta, Ditopang Ekspor Batubara ke India

BANDA ACEH (Waspada.id): Neraca perdagangan luar negeri Aceh kembali mencatatkan surplus pada April 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat surplus perdagangan mencapai US$7,74 juta, meski nilai ekspor mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan data BPS yang dirilis Selasa (2/6/2026), nilai ekspor Aceh pada April 2026 tercatat sebesar US$56,99 juta, sementara nilai impor mencapai US$49,25 juta.

Meski masih lebih tinggi dari impor, nilai ekspor Aceh mengalami penurunan sebesar 3,93 persen dibandingkan Maret 2026.

Komoditas batubara masih menjadi tulang punggung ekspor Aceh dengan nilai mencapai US$45,57 juta atau menyumbang 79,95 persen dari total ekspor daerah tersebut.

Dari sisi tujuan ekspor, India menjadi negara tujuan utama dengan nilai perdagangan mencapai US$38,14 juta atau sekitar 66,92 persen dari total ekspor Aceh. Ekspor ke negara tersebut didominasi komoditas batubara dan berbagai produk kimia.

Posisi berikutnya ditempati Thailand dengan nilai ekspor sebesar US$4,49 juta yang didominasi batubara serta produk olahan daging dan ikan. Sementara Vietnam mencatat nilai impor dari Aceh sebesar US$4,29 juta dengan komoditas utama batubara.

BPS juga mencatat sebagian besar ekspor Aceh dilakukan melalui pelabuhan yang berada di wilayah Aceh sendiri. Nilainya mencapai US$45,58 juta atau sekitar 79,97 persen dari total ekspor.

Sementara sisanya diekspor melalui pelabuhan di provinsi lain, dengan nilai terbesar melalui Sumatera Utara yang mencapai US$11,39 juta.

Di sisi lain, impor Aceh pada April 2026 masih didominasi komoditas energi berupa propana dan butana dengan nilai mencapai US$45,91 juta.

Amerika Serikat menjadi negara asal impor terbesar dengan nilai US$27,17 juta, seluruhnya berupa gas propana dan butana. Disusul Aljazair sebesar US$18,74 juta yang juga memasok komoditas serupa.

Sedangkan Tiongkok menempati posisi berikutnya dengan nilai impor mencapai US$2,99 juta yang didominasi bahan kimia anorganik.

Surplus perdagangan yang masih terjaga menunjukkan kinerja ekspor Aceh tetap mampu melampaui impor, meskipun ketergantungan terhadap komoditas batubara masih sangat besar dalam struktur ekspor daerah. (Hulwa)

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by