KOMPAS
Published at
Negara dengan Konsumsi Batu Bara Terbesar, Indonesia Nomor 4
KOMPAS.com - Sejumlah negara tercatat masih menggunakan batu bara sebagai salah satu sumber energi mereka.
Hal itu sebagaimana terungkap dalam data Statistical Review of World Energy 2026 yang diterbitkan oleh Energy Institute.
Dikutip dari VisualCapitalist (27/7/2026), data di laporan tinjauan itu mengukur konsumsi batu bara primer dalam satuan exajoule (EJ) selama tahun 2025.
Adapun batu bara tetap menjadi sumber pembangkit listrik terbesar di dunia, meskipun berbagai negara telah berinvestasi besar-besaran dalam energi terbarukan. Lantas, mana saja negara konsumen batu bara terbesar tersebut?
Negara dengan konsumsi batu bara terbesar
China menjadi konsumen batu bara terbesar di dunia, dengan konsumsi sebesar 92,2 exajoule pada tahun 2025.
Permintaan China yang sangat besar mencerminkan skala sistem kelistrikan, basis industri, dan sektor manufaktur bergantung pada batu bara di negara tersebut.
Adapun jumlah itu lebih dari empat kali lipat total konsumsi India. India menempati peringkat kedua dengan 23,1 EJ selama tahun 2025.
Angka itu menandakan India menyumbang hampir 14 persen dari konsumsi batu bara secara global.
Secara keseluruhan, China dan India mengonsumsi sekitar 70 persen dari seluruh batu bara yang digunakan di seluruh dunia.
Adapun Indonesia tercatat berada di peringkat keempat sebagai negara dengan konsumsi batu bara tertinggi, sebesar 5,15 exajoule.
Sementara itu, peringkat ketiga diisi oleh Amerika Serikat dengan jumlah konsumsi mencapai 8,73 EJ atau 5,3 persen konsumsi global.
Beberapa negara Asia Tenggara lain seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Thailand juga menggunakan batu bara.
Vietnam di peringkat sembilan, Malaysia posisi ke-16, Filipina ke-17, dan Thailand berada di ranking 18.
Sejumlah negara Eropa termasuk Jerman dan Polandia juga tercatat menggunakan batubara sebagai sumber energi mereka.
Berdasarkan data Statistical Review of World Energy 2026, berikut 25 negara yang mengonsumsi batu bara:
China: 92,24 EJ
India: 23,07 EJ
Amerika Serikat: 8,73 EJ
Indonesia: 5,15 EJ
Jepang: 4,36 EJ
Afrika Selatan: 3,65 EJ
Rusia: 3,56 EJ
Korea Selatan: 2,86 EJ
Vietnam: 2,57 EJ
Turkiye: 1,79 EJ
Kazakhstan: 1,57 EJ
Jerman: 1,49 EJ
Australia: 1,46 EJ
Polandia: 1,34 EJ
Taiwan: 1,28 EJ
Malaysia: 1,10 EJ
Filipina: 0,93 EJ
Thailand: 0,59 EJ
Brasil: 0,59 EJ
Pakistan:0,48 EJ
Bangladesh: 0,42 EJ
Ceko: 0,38 EJ
Ukraina: 0,35 EJ
Maroko: 0,28 EJ
Kanada: 0,25 EJ.
Permintaan batu bara Asia
Berdasarkan data, produksi listrik dengan batu bara di China dan India mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun.
Meski demikian, permintaan batu bara global secara keseluruhan tetap meningkat pada tahun 2025.
Sebagian besar pertumbuhan yang terus berlanjut tersebut berasal dari negara-negara di Asia Tenggara yang sedang mengalami industrialisasi pesat.
Konsumsi batu bara di Indonesia dan Vietnam sama-sama meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2015.
Hal itu seiring dengan perluasan kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara untuk memenuhi permintaan listrik yang terus meningkat.
Batu bara tetap menjadi sumber energi yang relatif terjangkau dan andal untuk mendukung sektor manufaktur, urbanisasi, serta kebutuhan listrik yang terus meningkat, khususnya di sebagian besar wilayah Asia.
Source:
Other Article
Liputan 6
Published at
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Published at
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Published at
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Published at
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Published at