BLOOMBERG TECHNOZ

Published at

April 21, 2026 at 12:00 AM

Lama Mandek, China Hidupkan Lagi Megaproyek Gasifikasi Batu Bara

Bloomberg, Sebuah proyek pembangkit listrik tenaga batu bara menjadi gas (gasifikasi batu bara) yang terkenal di China, yang telah lama terbengkalai selama lebih dari satu dekade, akan diluncurkan tahun ini.

Manuver ini merupakan bagian dari gelombang investasi yang memungkinkan Beijing untuk mengurangi ancaman terhadap pasokan bahan bakar di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Perusahaan listrik milik negara, China Datang Corp., memulai kembali pembangunan proyek tersebut di kota Fuxin di timur laut pada musim gugur.

Perusahaan tersebut bertujuan untuk mengoperasikan pembangkit listrik tersebut pada Oktober, menurut laporan surat kabar lokal yang mengutip manajer umum proyek tersebut, yang menandakan kebangkitan kembali industri yang pernah dikesampingkan karena terlalu berpolusi dan berisiko secara finansial.

Pemerintah China berupaya memanfaatkan batu bara domestik yang murah untuk membatasi ketergantungannya pada impor gas alam atau liquefied natural gas (LNG). 

Kebutuhan itu telah meningkat dekade ini karena sanksi dan proteksionisme telah mengganggu aliran energi global.

Hal ini menjadi sangat akut dalam beberapa pekan terakhir, setelah perang dengan Iran mengganggu pengiriman dari produsen gas utama di Timur Tengah.

Datang tidak menanggapi permintaan komentar melalui email mengenai jadwal dan prospek proyek Fuxin.

Proyek pembangunan senilai 25 miliar yuan (US$3,7 miliar) ini mulai dibangun pada 2011, tetapi kemudian dihentikan pada 2014 karena kombinasi tantangan logistik dan teknis, kekhawatiran lingkungan, dan kondisi pasar yang tidak menguntungkan.

Proyek Dihentikan

Industri gasifikasi batu bara ini telah menemukan momentum baru berkat kelebihan pasokan batu  bara di China dan harga gas yang tinggi.

Investor utama lainnya dalam teknologi ini termasuk dua perusahaan tambang batubara terbesar di negara itu, China Energy Investment Corp. dan China National Coal Group, serta perusahaan minyak dan gas besar Sinopec Group dan China National Offshore Oil Corp.

Negara ini memiliki 13 proyek baru yang sedang dibangun atau direncanakan. Pembangunan pabrik dapat memakan waktu hingga lima tahun, tetapi jalur pipa ini berpotensi meningkatkan produksi gas sintetis hampir tujuh kali lipat menjadi lebih dari 52 miliar meter kubik per tahun, atau 12% dari pasokan nasional, menurut perusahaan konsultan China OilChem.

“China mulai merencanakan proyek-proyek berbasis batubara tersebut jauh sebelum perang Timur Tengah,” kata analis OilChem, Wang Haohao.

“Peningkatan profitabilitas mendorong investor untuk mempercepat pembangunan.”

Masih ada kesenjangan besar yang perlu diisi. Proyek-proyek China, termasuk Fuxin, seharusnya mampu menghasilkan 12 miliar meter kubik (bcm) pada akhir tahun, menurut OilChem. Qatar, sumber gas terbesar China di Timur Tengah, memasok 28 bcm pada tahun 2025.

Teknologi ini juga melayani kebutuhan politik China. Rencana lima tahun terbaru Beijing menyerukan lebih banyak pengembangan di wilayah terpencil yang kaya energi seperti Xinjiang di ujung barat, yang merupakan rumah bagi sebagian besar proyek konversi batu bara menjadi gas yang baru.

Batu bara Xinjiang sangat murah, yang berarti keuntungan besar setelah diubah menjadi gas dan disalurkan ke pelanggan di timur.

BloombergNEF memperkirakan biaya produksi di wilayah tersebut akan mencapai US$5 hingga US$9 per juta British thermal units (BMTU). Harga spot LNG  yang diangkut melalui laut di Asia telah melonjak hingga US$25 per juta BMTU karena perang, meskipun sejak itu telah turun ke kisaran belasan dolar.

BNEF mengatakan Xinjiang dapat menghasilkan 8 miliar meter kubik gas per tahun pada 2028, dua kali lipat kapasitas nasional saat ini.

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

April 21, 2026 at 12:00 AM

4/21/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

April 21, 2026 at 12:00 AM

4/21/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

April 21, 2026 at 12:00 AM

4/21/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

April 21, 2026 at 12:00 AM

4/21/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

April 21, 2026 at 12:00 AM

4/21/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by