Kontan

Published at

Indo Tambangraya Megah (ITMG) Kejar Produksi Batubara Hingga 22,9 Juta Ton

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten tambang dan perdagangan batubara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menargetkan produksi batubara mencapai 22 juta ton hingga 22,9 juta ton pada tahun 2026.

Per semester I-2026, produksi batubara ITMG mencapai 9,9 juta ton atau turun 5% secara tahunan. Sementara pada kuartal II-2026, produksi mencapai 5,3 juta ton, naik dari 4,7 juta ton pada kuartal sebelumnya.

Direktur Utama Indo Tambangraya Megah Mulianto mengatakan, ITMG terus menjalankan kegiatan operasional sesuai ketentuan yang berlaku dan berupaya mencapai target tahunan yang telah ditetapkan.

“Yang dapat kami sampaikan saat ini, ITMG terus menjalankan kegiatan operasionalnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berupaya mencapai target tahunan yang ditetapkan,” jelasnya dalam paparan publik, Rabu (9/9/2026).

Dari sisi tambang, Indominco Mandiri (IMM) menjadi salah satu kontributor terbesar dengan target produksi 7,1 juta ton pada 2026. Di semester I-2026, produksi IMM mencapai 3,4 juta ton dan ditargetkan naik menjadi 1,9 juta ton pada kuartal III.

Sementara itu, Bharinto Ekatama (BEK) memiliki target produksi 8 juta ton tahun ini, dengan realisasi semester I-2026 sebesar 3,6 juta ton. Produksi BEK pada kuartal III ditargetkan meningkat menjadi 2,3 juta ton.

Adapun Trubaindo Coal Mining (TCM) diperkirakan akan memproduksi 3,5 juta ton sepanjang 2026. Selama periode Januari–Juni 2026, produk TCM mencapai 1,5 juta ton, sedangkan produksi kuartal III ditargetkan sekitar 800.000 ton.

Selain tiga tambang utama tersebut, ITMG menargetkan produksi Graha Panca Karsa (GPK) sebesar 2,7 juta ton, Tepian Indah Sukses (TIS) 600.000 ton dan Nusa Persada Resources (NPR) 300.000 ton sepanjang 2026.

Dari sisi penjualan, ITMG menargetkan penjualan batubara 2026 sebesar 26,9 juta–27,5 juta ton. Sampai dengan Juni 2026, penjualan telah mencapai 12,3 juta ton atau tumbuh 5% secara tahunan.

Mulianto menyampaikan di paruh kedua 2026, ITMG menghadapi tantangan dalam produksi. Yakni, penurunan air muka Sungai Mahakan akibat fenomena El Nino yang melanda Indonesia.

“Salah satu mitigasi yang kami lakukan adalah penyesuaian volume muatan batubara pada tongkat ke tingkat yang lebih rendah untuk mengurangi risiko kandas dan menjaga kelancaran pengakutan,” ucapnya.

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

Bisnis Indonesia

Published at

10 Emiten Batu Bara dengan Laba Paling Jumbo Semester I/2026, AADI & BYAN Teratas

IDX Channel.com

Published at

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by