Bisnis Indonesia

Published at

January 20, 2026 at 12:00 AM

India Dongkrak Energi Bersih, Malah Butuh Banyak Batu Bara

Bisnis.com, JAKARTA - Rajasthan sebagai kota penghasil energi terbesar di India membutuhkan banyak batu bara, seiring target produksi listrik bersih sebesar 4.400 megawatt pada 2036.

Dikutip dari Reuters, Senin (19/1/2026), sebelumnya Rajasthan telah menutup beberapa pusat pembangkit listrik termal yang dianggap tua. Penutupan itu seiring target produksi listrik bersih.

Sebaliknya kini, Otoritas Pusat telah mematok target produksi listrik batu bara, dari sekitar 1.900 MW menjadi dua kali lipat. Hal itu terungkap dalam surat yang dicek Reuters.

Sementara Rajasthan sendiri sebenarnya tengah berisap menutup pembangkit listrik batu bara yang lama berkapasitas 1.350 MW. Hingga saat ini, belum terdapat respons resmi pemerintah.

Sejauh ini, India memenuhi sekitar sepertiga dari kebutuhan listriknya melalui proyek-proyek termal, telah menetapkan target nol emisi bersih pada tahun 2070. Target itu bakal digapai melalui peningkatan lebih dari dua kali lipat kapasitas energi terbarukan nasional menjadi 500 gigawatt.

Konsumsi energi di negara Asia Selatan ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan ekspansi ekonominya, yang membutuhkan peningkatan kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara sebesar 40% menjadi lebih dari 307 gigawatt pada 2035.

Dengan revisi ke atas dalam kebutuhan energi berbasis batu bara di negara bagian tersebut, regulator energi Rajasthan telah memutuskan untuk meninjau kembali keputusan November lalu yang menolak izin untuk pembangkit listrik tenaga batu bara baru berkapasitas 3.200 MW.

Perusahaan listrik Rajasthan telah meminta regulator untuk meninjau kembali keputusannya, menurut dokumen yang ditinjau oleh Reuters.

Perusahaan tersebut mengatakan kapasitas batu bara tambahan diperlukan karena energi surya dan angin tidak tersedia sepanjang waktu dan sistem penyimpanan baterai belum siap. Negara bagian tersebut mendapatkan sekitar 70% energinya dari sumber energi terbarukan.

Perusahaan listrik negara bagian tersebut tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Beberapa negara bagian India lainnya juga mempercepat pengadaan energi batu bara, dengan alasan permintaan yang kuat dan kebutuhan akan pembangkit listrik beban dasar.

Source:

Liputan 6

Published at

January 20, 2026 at 12:00 AM

1/20/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

January 20, 2026 at 12:00 AM

1/20/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

January 20, 2026 at 12:00 AM

1/20/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

January 20, 2026 at 12:00 AM

1/20/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

January 20, 2026 at 12:00 AM

1/20/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by