Bloomberg Technoz

Published at

January 26, 2026 at 12:00 AM

Harga Batu Bara Stagnan, Indef Waspada PNBP Minerba 2026 Minim

Bloomberg Technoz, Jakarta – Institute for Development of Economics & Finance (Indef) memprediksi target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) disektor mineral dan batu bara (minerba) yang dipatok pemerintah sepanjang tahun ini akan minim.

Head Center of Industry, Trade, and Investment Indef Andry Satrio Nugroho mengatakan, proyeksi tersebut dipengaruhi oleh stagnannya harga komoditas, salah satunya adalah batu bara.

"Kalau kita berbicara mengenai harga batu bara pada hari ini, perhitungan kami, kita melihat bahwa kemungkinan besar sumbangan terhadap PNBP ini akan turun," ujar Andry dalam acara Indonesia Weekend Miner di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Andry mengatakan proyeksi itu didasarkan pada hitung-hitungan baseline harga batu bara saat ini yang masih berada di sekitar US$109/ton.

Jika harga tersebut tetap stagnan dan bertahan hingga akhir tahun, dia memproyeksikan capaian PNBP di sektor minerba akan berada di bawah Rp100 triliun.

"Kalau pun ingin menyamai target PNBP di 2025, itu harga batu bara harus berada di US$157/ton, kalau perhitungan kami. Dalam hal ini, sebesar itulah dampak [penurunan harga komoditas] ke penerimaan negara," tutur dia.

Sebelumnya, Kementerian ESDM memang telah menargetkan setoran penerimaan negara bukan pajak atau PNBP sektor minerba mencapai Rp134 triliun sepanjang tahun ini.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, target itu mengalami kenaikan sebesar 7,63%. Target PNBP minerba sepanjang 2025 dipatok sebesar Rp124,5 triliun. Namun, realisasi tercatat mencapai Rp138,3 triliun atau 108,5% dari target.

“[PNBP] Minerba, Rp134 triliun something. Mudah-mudahan achieve,” uajr Dirjen Minerba ESDM Tri Winarno kepada wartawan, belum lama ini.

Tri meyakini target setoran PNBP Minerba itu bisa tercapai seiring dengan peningkatan pengawasan dan tata kelola pertambangan di Tanah Air.

Tri juga mengklaim pemangkasan produksi sejumlah komoditas Minerba pada tahun ini tidak memengaruhi setoran PNBP, alasannya harga komoditas justru terkerek.

Adapun, harga batu bara belakangan tercatat mengalami kenaikan sejak awal 2026. Per Kamis (22/1/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 109,55/ton. Menguat 0,18% dibandingkan hari sebelumnya.

Source:

Liputan 6

Published at

January 26, 2026 at 12:00 AM

1/26/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

January 26, 2026 at 12:00 AM

1/26/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

January 26, 2026 at 12:00 AM

1/26/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

January 26, 2026 at 12:00 AM

1/26/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

January 26, 2026 at 12:00 AM

1/26/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by