Investor Daily

Published at

Harga Batu Bara Melemah, RI Siapkan Bursa Komoditas

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara mayoritas melemah pada perdagangan Selasa (25/8/2026). Di tengah tekanan harga, Indonesia tengah menyiapkan bursa mineral dan komoditas strategis yang ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.

Berdasarkan data perdagangan, harga batu bara Newcastle kontrak Agustus 2026 naik US$ 0,15 ke level US$ 131,65 per ton. Kontrak September 2026 jatuh US$ 0,9 ke level US$ 138,4 per ton, sedangkan kontrak Oktober 2026 anjlok US$ 1,55 menjadi US$ 139,4 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk kontrak Agustus 2026 melemah US$ 0,05 menjadi US$ 124,5 per ton. Kontrak September 2026 melonjak US$ 1,3 menjadi US$ 128,5 per ton, sementara kontrak Oktober 2026 melesat US$ 1,1 menjadi US$ 129,25 per ton.

Dikutip dari Minning.com, pelemahan harga batu bara tersebut terjadi ketika pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan bursa mineral dan komoditas strategis. Bursa tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pengaruh terhadap pembentukan harga komoditas yang menjadi kekuatan ekspor Indonesia.

Indonesia merupakan eksportir terbesar dunia untuk batu bara termal, minyak sawit, dan nikel. Indonesia juga menjadi salah satu pemasok utama timah, tembaga, bauksit, dan biji kopi dunia.

Calon pengawas utama perdagangan komoditas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito mengatakan keberhasilan bursa baru akan sangat bergantung pada tingkat kepercayaan pelaku pasar. Menurut dia, pelaku pasar akan menilai apakah bursa tersebut memiliki mekanisme yang transparan, adil, tertib, dan likuid.

“Jika pasar tidak dalam dan tidak memiliki integritas, pelaku industri dan pedagang tidak akan mempercayainya,” kata Sarjito dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR.

Sarjito merupakan satu-satunya calon yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki posisi kepala pengawas perdagangan komoditas di OJK. Sebelumnya, ia pernah pada 2024 diangkat Deputi Komisioner OJK bidang Perlindungan Konsumen.

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by