Bloomberg Technoz
Published at
Harga Batu Bara Kokas China Menuju Rekor Kenaikan Bulanan
Bloomberg, Harga batu bara kokas China bergerak menuju rekor kenaikan bulanan terbesar, seiring menipisnya pasokan bahan baku pembuatan baja akibat gangguan produksi dan pemeriksaan keselamatan yang lebih ketat.
Kontrak berjangka di Dalian mencatatkan kenaikan sekitar 46% pada Agustus, angka tertinggi sejak kontrak tersebut diluncurkan pada Maret 2013. Rekor bulanan sebelumnya, yang mencapai hampir 38%, terjadi pada Juli 2025.
Lonjakan terbaru ini semakin cepat pada pertengahan bulan, seiring dampak dari bencana pertambangan batu bara terparah di China sejak 2009 mulai terasa di pasar. Ledakan pada Mei di Shanxi, provinsi di bagian utara yang menyumbang sekitar setengah dari produksi batu bara kokas negara tersebut, memicu gelombang inspeksi keselamatan dan penangguhan produksi.
Sejak saat itu, China terpaksa mengimpor lebih banyak batu bara metalurgi untuk mengatasi kekurangan pasokan. Pasokan dari Mongolia—sering menjadi sumber alternatif saat pasar domestik mengalami kelangkaan—juga berkurang akibat pemeriksaan lingkungan yang lebih ketat terhadap stok batu bara di area terbuka, menurut laporan penyedia data komoditas China, Mysteel.
Kontrak batu bara kokas Dalian naik 5,7% menjadi 1.721,5 yuan per ton pada pukul 12.51 siang waktu setempat pada Senin. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan harga 1.181 yuan pada 31 Juli.
Kontrak berjangka bijih besi di Singapura naik 0,5% menjadi US$99,00 per ton, dan diperkirakan akan mencatatkan kenaikan bulanan pertama sejak April. Kontrak berjangka baja di Shanghai juga mengalami kenaikan.
Source:
Other Article
Liputan 6
Published at
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Published at
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Published at
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Published at
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Published at