Tribun
Published at
February 4, 2026 at 12:00 AM
Ekspor Batubara di Sumsel Merosot Dampak Permintaaan Global yang Menurun
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Melemahnya permintaan batu bara di pasar global berdampak langsung terhadap kinerja ekspor Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) sepanjang 2025.
Bahkan batubara dan lignit yang selama ini menjadi komoditas unggulan Sumsel tercatat mengalami penurunan signifikan, seiring tren transisi energi dunia menuju energi baru dan terbarukan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat nilai ekspor Sumsel sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$ 6.334,31 miliar atau turun 5,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut terutama dipicu oleh merosotnya kinerja ekspor batubara dan lignit.
Statistisi Ahli Madya BPS Sumsel, Intan Yudistri Pebrina, mengatakan bahwa meskipun sebagian besar komoditas nonmigas utama mengalami peningkatan, tekanan dari pasar global membuat ekspor batu bara tetap melemah.
“Sepanjang tahun lalu turun, terutama penyebab turunnya itu dari nonmigas, yang terbesar batubara dan lignit,” kata Intan, Selasa (3/2/2026).
Sepanjang 2025, batubara dan lignit menyumbang 40,86 persen terhadap total ekspor Sumsel dengan nilai US$ 2.430,47 juta. Namun, nilai ekspor komoditas tersebut tercatat menurun sebesar 16,46 persen atau setara US$ 478,77 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Intan menjelaskan, penurunan tersebut murni disebabkan oleh melemahnya permintaan global, bukan karena faktor kebijakan di tingkat daerah.
Menurutnya, pasar internasional saat ini tengah mengalami penyesuaian seiring meningkatnya komitmen berbagai negara terhadap penggunaan energi ramah lingkungan.
“Kalau penurunan batu bara karena memang permintaan global. Jadi meskipun kita tetap ekspor, tapi dari permintaan global sendiri berkurang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa penurunan ekspor batu bara tidak berkaitan dengan kebijakan pembatasan angkutan batu bara di jalan umum di Sumsel. Penurunan kinerja ekspor sepenuhnya dipengaruhi oleh kondisi eksternal.
“Karena memang permintaan yang berkurang, bukan dari kita yang membatasi,” tegasnya.
Source:
Other Article
Liputan 6
Published at
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Published at
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Published at
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Published at
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Published at