KONTAN

Published at

DSI dan DMO Membayangi Kinerja Emiten Batubara, Cek Rekomendasi Sahamnya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek saham emiten tambang batubara dinilai masih tertahan seiring belum pulihnya sektor ini secara penuh sejak kemunculan isu Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Meskipun para analis mempertahankan rekomendasi overweight untuk jangka panjang, laju kinerja emiten batubara diproyeksikan akan dibatasi oleh moderasi harga komoditas global serta risiko fluktuasi pendapatan pada kuartal II-2026.

Di sisi lain, peningkatan porsi penyerapan Domestic Market Obligation (DMO) tetap menjadi risiko utama yang menekan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) jangka pendek.

Kombinasi ketidakpastian regulasi dan tingginya biaya operasional energi pun membuat ruang apresiasi harga saham sektor ini relatif terbatas dalam beberapa bulan mendatang.

Berikut rekomendasi saham sektor tambang batubara oleh masing-masing analis untuk perdagangan Senin (27/7):

1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

AADI tetap menjadi pilihan utama di sektor batubara berkat keunggulan leverage ekspor yang kuat, dukungan dividen yang menarik, serta batas valuasi yang aman. Meskipun kinerja kuartal II-2026 diproyeksikan cenderung datar akibat tingginya biaya bahan bakar minyak solar (HSD) dan penyesuaian porsi DMO, AADI dinilai memiliki daya tahan operasional yang lebih baik dibandingkan dengan kompetitornya. BRI Danareksa Sekuritas menilai potensi diskon pasar akibat isu DSI mulai mereda dan koreksi harga saham pasca rilis laporan keuangan kuartal II justru menjadi titik masuk yang lebih menarik bagi investor.

  • Rekomendasi: Buy

  • Target harga: Rp 12.400

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan

2. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Kinerja ITMG pada kuartal I-2026 melampaui ekspektasi dengan laba bersih mencapai Rp 921,1 miliar, didukung oleh peningkatan volume penjualan batubara pihak ketiga yang mencapai 6,3 juta ton. Kemampuan infrastruktur perdagangan dan pencampuran ITMG terbukti ampuh menutupi keterbatasan kuota produksi akibat pengetatan RKAB oleh pemerintah. Atas dasar pencapaian tersebut, NH Korindo Sekuritas Indonesia menaikkan proyeksi volume penjualan FY26F menjadi 24,8 juta ton dan merevisi naik estimasi laba bersih FY26F menjadi Rp 3,55 triliun.

  • Rekomendasi: Overweight

  • Target harga: Rp 25.250

Senior Research Analyst Mining & Property NH Korindo Sekuritas Indonesia, Axell Ebenhaezer

3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Rally harga batubara Newcastle yang melonjak akibat dinamika energi global memberi sentimen positif bagi PTBA, meski sebagian tertahan oleh porsi DMO sebesar 37% ke PLN dengan batas harga US$ 70 per ton. Namun, target pertumbuhan volume penjualan sebesar 5% menjadi 49,6 juta ton pada FY26F serta efisiensi biaya tambang melalui penurunan stripping ratio ke level 5,63x menjadi pendorong utama pemulihan kinerja. Ciptadana Sekuritas Asia merevisi naik proyeksi laba bersih PTBA FY26F menjadi Rp 4,02 triliun, didukung oleh dimulainya operasional jalur kereta api Tanjung Enim-Keramasan pada semester II-2026 yang akan memperkuat kapasitas evakuasi logistik.

  • Rekomendasi: Neutral

  • Target harga: Rp 2.800

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Ryan Santoso

4. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

DEWA mencatatkan lonjakan proyeksi kinerja setelah berhasil menandatangani rangkaian kontrak baru di bidang jasa pertambangan. Transisi bisnis dari kontraktor pendukung menjadi operasional mandiri secara penuh mendorong pemulihan margin secara signifikan, dengan net margin diproyeksikan melesat hingga 8,0% pada 2026. Sucor Sekuritas merevisi naik estimasi laba bersih DEWA untuk tahun 2026 dan tahun 2027, masing-masing naik 144% dan 30% menjadi Rp 625 miliar dan Rp 670 miliar seiring dengan peningkatan volume produksi operasional.

  • Rekomendasi: Buy

  • Target harga: Rp 350

Analis Sucor Sekuritas, Yoga Ahmad Gifari

Source:

Other Article

Liputan 6

Published at

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

admin@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by