Bisnis Indonesia

Published at

January 15, 2026 at 12:00 AM

Bidik Hilirisasi Batu Bara Peranap Riau, PTBA Gandeng PT PIR

Bisnis.com, PEKANBARU — PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membuka peluang kolaborasi strategis dengan PT Pengembangan Investasi Riau (PT PIR) dalam proyek hilirisasi batu bara non-energi di Peranap, Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Sinergi antara BUMN dan BUMD ini diproyeksikan bakal memperkuat ekosistem industri hulu untuk mendukung ketahanan pangan.

Director of Downstream Development & Product Diversification PTBA Turino Yulianto mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mematangkan rencana pengembangan pabrik pengolahan batubara menjadi pupuk atau unsur humat di Riau.

Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap kajian studi kelayakan (feasibility study/FS) untuk menentukan skala ekonomi dan nilai investasinya.

"Kami memproyeksikan konstruksi pabrik dapat dimulai pada 2026 dengan target produksi pada 2027. Fokus pengembangannya adalah mengolah batu bara kalori rendah di Peranap yang memiliki potensi besar untuk dikonversi menjadi pengendali unsur hara," ujar Turino, Rabu (14/1/2026).

Dalam skema pengembangan tersebut, PTBA menginisiasi keterlibatan PT PIR sebagai mitra strategis dari unsur daerah. Keterlibatan BUMD ini diharapkan dapat menjembatani komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta para pelaku usaha perkebunan lokal.

Pada kesempatan terpisah, Direktur PT PIR Muhammad Suhandi menilai inisiatif kolaborasi ini sangat strategis mengingat Riau memiliki luas perkebunan kelapa sawit mencapai lebih dari 2,9 juta hektare, yang merupakan basis pasar potensial bagi produk hilirisasi batu bara.

Melalui rencana kemitraan ini, PT PIR akan berfungsi sebagai platform yang menyelaraskan kepentingan investasi nasional dengan arah pembangunan daerah.

“Transformasi PT PIR diarahkan untuk menjadi penggerak kolaborasi investasi. Dengan dukungan BUMN, hilirisasi diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi daerah sekaligus meningkatkan produktivitas lahan tanpa membebani fiskal daerah,” kata Suhandi.

Jika kajian FS berjalan sesuai rencana, proyek ini diestimasikan mampu menyerap ratusan tenaga kerja lokal di sekitar area pabrik. Selain itu, manajemen juga membuka ruang koordinasi bagi pelaku usaha daerah untuk terlibat dalam rantai distribusi pupuk secara profesional.

Langkah hilirisasi ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan uji coba yang sebelumnya dilakukan di Yogyakarta melalui kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Implementasi skala komersial di Peranap akan menjadi tonggak penting bagi diversifikasi produk batubara non-energi di Indonesia.

Source:

Liputan 6

Published at

January 15, 2026 at 12:00 AM

1/15/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Published at

January 15, 2026 at 12:00 AM

1/15/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Published at

January 15, 2026 at 12:00 AM

1/15/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Published at

January 15, 2026 at 12:00 AM

1/15/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Published at

January 15, 2026 at 12:00 AM

1/15/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by

Secretariat's Address.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Secretariat's Email.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Website created by