Bisnis Indonesia Premium
Published at
Bahlil Beri Sinyal Produksi Batu Bara Naik 2027, Mumpung Harga Global Naik
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia memberi sinyal menambah kuota produksi batu bara dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2027.
Hal itu tak lepas dari harga batu bara global yang dinilai mulai naik. Bahlil banyak menyebut saat ini harga batu bara kalori tinggi dalam kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR berada di level US$154 per ton.
"Saya katakan bahwa, untuk RKAB 2027 tetap kita perhatikan supply and demand. Kalau batu bara kan sekarang sudah bagus nih, idealnya kan harganya bagus produksinya banyak," tutur Bahlil dalam acara Minerba Convex 2026, Senin (2/11/2026).
Bahlil menuturkan, Indonesia memiliki daya tawar di industri batu bara global. Pasalnya, RI merupakan salah satu pemasok terbesar di dunia.
Dia mengatakan, batu bara yang diperjualbelikan secara global mencapai 1,3 miliar ton. Pada 2025, kontribusi Indonesia terhadap peredaran batu bara dunia itu mencapai 540 juta ton.
Pria yang juga menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu mengatakan, saat RI menurunkan produksi pada 2025, harga emas hitam menguat.
Oleh karena itu, tatkala harga batu bara sudah baik, pihaknya membuka opsi untuk menambah kuota produksi.
"Jadi RKAB kita lakukan untuk sektor batubara dengan memperhatikan supply and demand, idealnya produksi kita banyak, harganya bagus, idealnya. Tapi kalau pada saat harganya tidak bagus, jangan kita jor-joran," jelas Bahlil.
Adapun, pemerintah memproyeksi produksi batu bara dalam RKAB 2026 mencapai sekitar 720 juta ton. Dengan proyeksi tersebut, produksi batu bara 2026 akan lebih rendah dibanding 2025 yang secara total mencapai 817 juta ton.
Sebelumnya, prospek industri batu bara Indonesia menghadapi tantangan pada 2026 seiring dengan proyeksi penurunan produksi di tengah melemahnya permintaan dan percepatan transisi energi di sejumlah negara konsumen utama.
Namun, di balik tekanan tersebut, berkurangnya pasokan batu bara global berpotensi membuka ruang bagi penguatan harga komoditas sekaligus memperbesar posisi tawar Indonesia di pasar internasional.
Bank Dunia (World Bank) memproyeksikan produksi batu bara Indonesia turun 1,5% atau sekitar 12 juta ton pada 2026. Penurunan tersebut sejalan dengan proyeksi kontraksi pasokan batu bara global sebesar 0,7% atau setara 66 juta ton.
Dalam laporan terbarunya, Bank Dunia menjelaskan bahwa penurunan produksi batu bara global terutama dipengaruhi oleh China. Produksi batu bara negara tersebut diperkirakan menyusut 1,9% atau sekitar 91 juta ton akibat banyaknya perusahaan tambang yang ditutup.
Sementara itu, penurunan produksi Indonesia diperkirakan terjadi seiring dengan kebijakan pemerintah yang mengurangi target produksi batu bara nasional.
Australia juga diproyeksikan mengalami penurunan pasokan batu bara pada 2026. Kondisi tersebut mencerminkan gangguan ekspor akibat cuaca buruk yang terjadi lebih awal. Adapun produksi batu bara Amerika Serikat (AS) diperkirakan terkontraksi sekitar 3% atau 15 juta ton.
Meski demikian, penurunan pasokan dari sejumlah produsen utama tersebut diperkirakan sebagian dapat diimbangi oleh peningkatan produksi India. Produksi batu bara India diproyeksikan tumbuh 1,2% atau sekitar 13 juta ton sehingga mencapai rekor tahunan sebesar 1.090 juta ton.
Bank Dunia memperkirakan produksi batu bara global kembali meningkat sekitar 26 juta ton atau 0,3% pada 2027. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh ekspansi produksi di China dan India.
Di China, peningkatan produksi diperkirakan terjadi seiring dengan pelonggaran pembatasan yang diberlakukan pada 2026 terkait aturan keselamatan tambang.
Sebaliknya, produksi batu bara Indonesia, Australia, Rusia, dan AS diperkirakan kembali mengalami penurunan pada 2027. Tren serupa juga diproyeksikan terjadi di Uni Eropa sejalan dengan berlanjutnya kebijakan penghentian penggunaan batu bara secara bertahap atau coal phase-out.
Source:
Other Article
Liputan 6
Published at
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
CNBC Indonesia
Published at
1 Januari 2027 Ekspor Batu Bara Lewat BUMN DSI, Pengusaha Beri Catatan
Bisnis Indonesia
Published at
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
Bisnis Indonesia
Published at
10 Emiten Batu Bara dengan Laba Paling Jumbo Semester I/2026, AADI & BYAN Teratas
IDX Channel.com
Published at