Niaga Asia
Tayang pada
7 Januari 2026 pukul 00.00
Volume Impor Batubara China, Vietnam dan Jepang Alami Penurunan
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Volume impor batubara China dari Kalimantan Timur (Kaltim) pada November 2025 mengalami penurunan hingga 19,09 persen (y-on-y) dan 12 persen (c-to-c), begitu pla dari Vietnam dan Jepang.
“Penurunan tersebut didorong oleh kombinasi dari adanya peningkatan produksi batubara domestic yang mengalami kenaikan sebesar 1,5 persen (y-on-y), dan juga pesatnya pengembangan pembangkit energi terbarukan yang menggantikan peran pembangkit listrik berbahan bakar batubara,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Dr. Yusniar Juliana, SST, MIDEC dalam konferensi pers secara daring, Senin (05/01/2026).
Tidak hanya itu, lanjut Yusniar, pada bulan November 2025, volume impor batubara Jepang mengalami penurunan sebesar 2,5 persen jika dibandingkan dengan November 2024 (y-on-y.
“Sedangkan volume impor batubara Vietnam pada November 2025 mengalami penurunan sebesar 4,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (y-on-y), dan juga menjadikannya sebagai volume impor bulanan terendah sejak Oktober 2023,” imbuhnya.
Pada bagian lain Yusniar menambahkan, permintaan gas alam (liquefied natural gas/LNG) di Asia diperkirakan turun sebesar 5 persen pada tahun 2025, yang merupakan penurunan tahunan terdalam sejak 2022.
“Hal ini didorong oleh masih tingginya harga gas alam dan berlanjutnya ketegangan perdagangan global yang membatasi minat kawasan Asia terhadap penggunaan LNG,” pungkasnya.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada