KONTAN
Tayang pada
10 April 2026 pukul 00.00
Targetkan Diversifikasi, Begini Tren Bisnis Anak Usaha ABMM Non-Batubara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ABM Investama Tbk (ABMM) terus memacu kinerja lini bisnis non-batubara guna mengurangi ketergantungan pada sektor komoditas tersebut.
Emiten energi ini secara aktif melakukan diversifikasi melalui anak-anak usahanya yang bergerak di sektor penunjang energi, logistik, hingga energi baru terbarukan (EBT).
Direktur ABMM, Hans Manoe menjelaskan, strategi diversifikasi ini diimplementasikan melalui entitas anak yang menggarap berbagai macam lini usaha. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap aspek keberlanjutan.
Hans menyebutkan, salah satu milestone penting dicatatkan oleh PT Nagata Bio Energi (NBE). Anak usaha ABMM ini secara resmi berpartisipasi di bursa karbon atau IDX Carbon mulai Februari 2026. NBE menjual kredit karbon yang dihasilkan dari proyek biogas limbah sawit (POME) di Kalimantan Selatan.
"Potensi pengurangan emisi mencapai 121.919 ton per tahun," ujar Hans kepada Kontan.co.id, Kamis (9/4/2026).
Di sektor logistik, lanjut Hans, performa PT Cipta Krida Tama (CKB) dinilai menunjukkan hasil yang solid dan stabil. Hans mencatat, sepanjang tahun 2025, CKB berhasil mencapai tingkat pengiriman tepat waktu (on-time delivery) sebesar 94,5%.
"Ini menunjukkan efisiensi operasional yang tinggi dan keandalan layanan. Kontribusi segmen ini diharapkan terus meningkat seiring dengan kebutuhan logistik yang kompleks dalam rantai pasok energi," terangnya.
Tak hanya logistik, lini bisnis rekayasa dan fabrikasi ABMM melalui PT Sanggar Sarana Baja (SSB) juga menunjukkan tren positif. SSB yang berperan penting dalam mendukung infrastruktur energi berhasil meningkatkan efisiensi dengan capaian tingkat on-time-in-full sebesar 83,8%.
Hans bilang, capaian strategis SSB pada tahun 2025 juga ditandai dengan keberhasilan ekspansi ke pasar internasional. Dia menyebutkan, SSB telah sukses melakukan serah terima unit Side Dump Truck kepada pelanggan di Mongolia.
"Pencapaian ini mencerminkan kapabilitas perusahaan dalam menghasilkan produk bernilai tambah sekaligus memperluas jangkauan pasar internasional," pungkasnya.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada