Bloomberg Technoz

Tayang pada

Sudah Mau Groundbreaking, PTBA Masih Cari Mitra DME Batu Bara

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) mengungkapkan hingga saat ini perseroan masih menunggu kepastian Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terkait dengan mitra potensial bagi proyek dimetil eter (DME) hasil gasifikasi batu bara.

Apalagi, Danantara menyebut akan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek hilirisasi pada pekan depan. Sekitar 10 proyek akan mulai dibangun, termasuk proyek DME yang dipenggawai oleh PTBA.

“Sampai saat ini kita masih berkoordinasi dengan Danantara terkait dengan arahan lebih lanjut,” kata Sekretaris Perusahaan PTBA Eko Prayitno saat dimintai konfirmasi, Sabtu (14/2/2026).

Ketika ditanya lebih lanjut ihwal nasib investor hingga pembiayaan proyek tersebut, Eko menyebut masih menunggu hasil kajian yang disusun oleh tim PTBA bersama Danantara.

“Sampai saat ini masih menunggu hasil kajian yang disusun oleh tim bersmaa Danantara,” ujarnya.

Bagaimanapun, Eko mengatakan dalam pengembangan proyek gasifikasi batu bara, pemilihan teknologi merupakan aspek krusial yang terus dievaluasi secara mendalam oleh PTBA.

Menurutnya, PTBA mengedepankan teknologi yang tidak hanya teruji secara teknis atau proven technology, tetapi juga memiliki efisiensi tinggi dan ramah lingkungan.

Hal itu dilakukan untuk memastikan teknologi yang dipilih nantinya dapat mengonversi batu bara kalori rendah menjadi DME secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami menyadari adanya tantangan dalam adaptasi teknologi ini, karena itu, kami terus melakukan studi komprehensif serta berdiskusi dengan berbagai penyedia teknologi global,” ucap Eko.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria sebelumnya mengatakan proyek-proyek yang akan mulai groundbreaking tersebut merupakan bagian dari total 21 proyek hilirisasi yang tengah disiapkan dengan nilai investasi hampir Rp500 triliun.

“Dari total 21 proyek yang akan kita lakukan, minggu lalu kita sudah menyelesaikan groundbreaking 6 proyek hilirisasi. Minggu depan kami akan groundbreaking lagi kurang lebih ada 10 proyek,” ujar Dony, Selasa (10/2/2026).

Dony tidak menampik salah satu proyek yang akan segera dimulai pekan depan adalah proyek DME melalui skema gasifikasi batu bara. Proyek ini melibatkan PTBA sebagai bagian dari pengembangan hilirisasi energi nasional.

“DME kita, gasifikasi daripada batu bara kita dengan Bukit Asam, yang baru akan kita groundbreaking minggu depan,” kata Dony.

Dony menegaskan, seluruh proyek hilirisasi tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia serta menciptakan lapangan pekerjaan yang signifikan bagi masyarakat.

Menurutnya, investasi besar di sektor hilirisasi juga ditujukan untuk memperkuat nilai tambah sumber daya alam dan menopang pembangunan nasional ke depan.

PTBA sendiri sebelumnya sudah aktif melakukan penjajakan dengan calon mitra potensial untuk proyek tersebut, terutama perusahaan dari China seperti China National Chemical Engineering Group Corporation (CNCEC), China Chemical Engineering Second Construction Corporation (CCESCC), Huayi, Wanhua, Baotailong, Shuangyashan, dan East China Engineering Science and Technology Co Ltd (ECEC).

Dari seluruh calon mitra tersebut, baru ECEC yang sudah menyatakan minat menjadi mitra investor, meski bukan dengan skema investasi penuh atau full investment.

ECEC sendiri telah menyampaikan preliminary proposal coal to DME pada 18 November 2024 dengan processing service fee (PSF) indikatif yang diusulkan berada di rentang US$412—US$488 per ton.

Angka tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan ekspektasi Kementerian ESDM pada 2021 sebesar US$310 per ton.

Artikel Lainnya

Liputan 6

Tayang pada

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Tayang pada

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Tayang pada

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Tayang pada

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Tayang pada

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh