BISNIS INDONESIA
Tayang pada
RMKE Bakal Stock Split Rasio 1:5, Simak Jadwal Pelaksanaannya
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten jasa logistik batu bara PT RMK Energy Tbk. (RMKE) akan melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5. Aksi korporasi tersebut akan membuat setiap 1 saham lama dipecah menjadi 5 saham baru.
Direktur RMK Energy Vincent Saputra mengatakan stock split tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 26 Juni 2026.
"Pada tanggal 26 Juni 2026, Perseroan telah menyelenggarakan RUPSLB, di mana sehubungan dengan pemecahan nominal saham, para pemegang saham Perseroan telah memberikan persetujuan," ujar Vincent dalam keterbukaan informasi, Senin (13/7/2026).
Melalui aksi korporasi ini, nilai nominal saham RMKE akan berubah dari semula Rp100 per saham menjadi Rp20 per saham dengan rasio pemecahan 1:5.
Seiring pelaksanaan stock split, jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 4,375 miliar saham menjadi 21,875 miliar saham. Sementara itu, modal dasar perseroan berubah dari 14 miliar saham menjadi 70 miliar saham.
RMKE juga telah mengantongi persetujuan Bursa Efek Indonesia (BEI) atas pencatatan saham tambahan hasil stock split berdasarkan surat persetujuan tertanggal 7 Juli 2026.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, perdagangan saham RMKE dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi berakhir pada 16 Juli 2026. Selanjutnya, perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi akan dimulai pada 17 Juli 2026.
Adapun tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) yang berhak memperoleh saham hasil stock split ditetapkan pada 20 Juli 2026. Distribusi saham dengan nilai nominal baru akan dilakukan pada 21 Juli 2026, yang sekaligus menjadi awal perdagangan saham dengan nominal baru di pasar tunai.
Jadwal stock split RMKE:
Keterangan | Tanggal |
|---|---|
RUPSLB | 26 Juni 2026 |
Pengumuman Jadwal dan Tata Cara Pemecahan Saham | 13 Juli 2026 |
Tanggal Akhir Perdagangan dengan Nilai Nominal Lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi | 16 Juli 2026 |
Awal Perdagangan Saham dengan Nilai Nominal Baru di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi | 17 Juli 2026 |
Peniadaan Perdagangan di Pasar Tunai | 17–20 Juli 2026 |
Tanggal Penentuan Daftar Pemegang Saham dan Rekening Efek yang Berhak atas Saham Hasil Pemecahan Saham (Recording Date) | 20 Juli 2026 |
Awal Perdagangan Saham dengan Nilai Nominal Baru di Pasar Tunai | 21 Juli 2026 |
Tanggal Distribusi Saham dengan Nilai Nominal Baru | 21 Juli 2026 |
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada