Bisnis Indonesia
Tayang pada
27 Januari 2026 pukul 00.00
Produksi Batu Bara Sumsel Tembus 120 Juta Ton Sepanjang 2025
Bisnis.com, PALEMBANG — Produksi batu bara di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan tren peningkatan dalam lima tahun terakhir. Sepanjang 2025, realisasi produksi emas hitam di daerah ini mencapai 120 juta ton.
Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumsel, produksi batu bara pada periode 2021 hingga 2024 tercatat meningkat secara bertahap, masing-masing sebesar 65 juta ton pada 2021, 90 juta ton pada 2022, 105 juta ton pada 2023, dan 113 juta ton pada 2024.
Kepala Bidang Teknik dan Penerimaan Minerba Dinas ESDM Sumsel Armaya Sentanu Pasek mengatakan peningkatan produksi tersebut sejalan dengan optimalisasi aktivitas perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Sumsel.
Menurutnya, dengan cadangan batu bara yang dimiliki saat ini, Sumsel masih memiliki potensi batubara untuk dimanfaatkan hingga sekitar 100 tahun ke depan.
“Dengan catatan itu dikelola secara optimal dan berkelanjutan,” katanya, Senin (26/1/2026).
Sepanjang 2025, daerah dengan produksi batu bara terbesar di Sumsel adalah Kabupaten Muara Enim sebesar 47 juta ton, disusul Kabupaten Lahat 40 juta ton, Musi Banyuasin 18 juta ton, dan Musi Rawas Utara 9,9 juta ton.
Selanjutnya, Kabupaten Banyuasin mencatatkan produksi 3,6 juta ton, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) 999 ribu ton, serta Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebesar 141 ribu ton.
Armaya mengungkapkan sektor pertambangan tidak hanya berperan dalam menopang kebutuhan energi, tetapi juga menjadi salah satu sumber utama penerimaan daerah.
Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor pertambangan batubara masih menjadi andalan bagi Pemerintah Provinsi Sumsel maupun kabupaten/kota penghasil.
“Dan meskipun belum ada data resmi, tapi dari sisi ketenagakerjaan diperkirakan sekitar 80 ribu tenaga kerja terserap dari pertambangan batu bara,” jelas Armaya.
Dengan capaian tersebut, pihaknya berharap peningkatan produksi batubara dapat tetap diimbangi dengan upaya menjaga lingkungan, optimalisasi pendapatan daerah, serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada