Bloomberg Technoz
Tayang pada
PLTS di China Tembus 1.286 GW, Resmi Kalahkan Dominasi Batu Bara
Bloomberg, Panel surya kini menjadi sumber kapasitas pembangkit listrik terbesar di China, melampaui batu bara. Hal ini menjadi sebuah tonggak penting bagi lonjakan energi hijau negara tersebut.
Kapasitas tenaga surya dalam bauran energi primer China mencapai 1.286 gigawatt (GW) per akhir Juli, mencakup 31,5% dari total kapasitas pembangkit listrik terpasang, demikian dilaporkan China Central Television dengan mengutip data dari National Energy Administration setempat.
Sebelumnya, Dewan Kelistrikan China atau China Electricity Council telah mencatat kapasitas tenaga surya hanya tertinggal 1 GW di belakang batu bara pada akhir Juni.
Laporan tersebut menambahkan China tetap menjadi pemain dominan dalam rantai pasok tenaga surya global, dengan investasi di sektor ini diperkirakan melampaui 2 triliun yuan (US$298 miliar) dalam lima tahun ke depan.
Pembangkit listrik tenaga surya meningkat 15,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi 802,4 miliar kilowatt-jam (kWh) pada tujuh bulan pertama 2026, yang mencakup sekitar seperdelapan dari total produksi listrik negara tersebut.
Pencapaian penting di sektor tenaga surya ini terjadi di tengah melambatnya laju pemasangan infrastruktur energi terbarukan di China secara signifikan pada tahun ini, menyusul perombakan kebijakan yang mengakhiri jaminan pendapatan bagi proyek-proyek tenaga angin dan surya.
Negara tersebut menambah kapasitas tenaga surya sebesar 86 gigawatt pada tujuh bulan pertama 2026, setelah sebelumnya memasang kapasitas sebesar 93 GW hanya dalam Mei 2025—bulan terakhir sebelum kebijakan baru tersebut mulai berlaku.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada