TEMPO

Tayang pada

3 Februari 2026 pukul 00.00

Nilai Ekspor Batu Bara Anjlok 19 Persen Sepanjang 2025

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor komoditas unggulan sepanjang Januari-Desember 2025 meningkat, kecuali batu bara. Sepanjang tahun lalu, nilai ekspor batu bara anjlok 19,70 persen dari US$ 30,49 miliar ke US$ 24,48 miliar.

Selain penurunan nilai, volume penjualan batu bara ke luar negeri juga turun signifikan dari 405,76 ton pada 2024 menjadi hanya 390,3 juta ton di 2025. Ada tiga komoditas ekspor non migas unggulan Indonesia yakni besi dan baja, batu bara, serta minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan turunannya.

Dua komoditas non migas unggulan lain mengalami kenaikan nilai dan volume ekspor. “Nilai ekspor batu bara ini turun 19,70 persen juga secara kumulatifnya dari Januari sampai dengan Desember 2025,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di kantor BPS, Selasa, 2 Februari 2026.

Sepanjang tahun 2025, volume ekspor batu bara anjlok 3,66 persen. Sedangkan khusus bulan Desember 2025, data BPS menunjukkan volume ekspor batu bara mencapai 36,28 juta ton atau turun 0,45 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Di tengah penurunan ekspor batu bara, produk pengolahan lain yakni besi dan baja justru nilainya naik 8,41 persen dari US$ 25,80 miliar pada 2024 menjadi US$ 27,97 miliar. Volumenya juga bertambah dari 20,92 juta ton ke 23,26 juta ton.

Peningkatan ekspor juga terjadi pada minyak sawit mentah dan turunannya. Tahun lalu, nilai ekspor CPO melonjak signifikan 21,83 persen dari US$ 20,05 miliar ke US$ 24,42 miliar. Volume ekspor CPO sepanjang 2025 naik 9,09 persen jadi 23,61 juta ton.

Mengutip rilis resmi BPS, selama Januari–Desember 2025, ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor industri pengolahan meningkat 14,47 persen, disumbang oleh meningkatnya ekspor minyak kelapa sawit. Ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan juga meningkat 21,01 persen yang disebabkan oleh meningkatnya ekspor kopi. Sementara itu, ekspor produk pertambangan dan lainnya turun 23 persen yang disebabkan penurunan penjualan batu bara.

Artikel Lainnya

Liputan 6

Tayang pada

3 Februari 2026 pukul 00.00

03/02/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Tayang pada

3 Februari 2026 pukul 00.00

03/02/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Tayang pada

3 Februari 2026 pukul 00.00

03/02/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Tayang pada

3 Februari 2026 pukul 00.00

03/02/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Tayang pada

3 Februari 2026 pukul 00.00

03/02/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh