
KONTAN
Tayang pada
7 April 2026 pukul 00.00
Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga dan Kebutuhan Penerimaan Negara
Wacana pengenaan bea keluar untuk ekspor batubara kembali mengemuka pasca terjadi lonjakan harga komoditas energi dunia imbas gejolak geopolitik di Timur Tengah. Merujuk TradingEconomics, harga batubara sempat menembus level US$ 140 per ton, dan berada di posisi US$ 137,90 per ton pada awal bulan ini.
Secara statistik, harga batubara per 2 April 2026 melonjak 38,73% dibandingkan tahun lalu. Dengan adanya lonjakan harga tersebut, para pelaku usaha pertambangan batubara berpotensi menikmati keuntungan tak terduga alias windfall profit.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, kondisi saat ini bisa menjadi momentum untuk mengenakan bea keluar bagi ekspor batubara. Dari sisi fiskal, Indonesia sedang membutuhkan tambahaan penerimaan negara, mengingat kondisi defisit yang sudah menembus Rp 135 triliun dalam dua bulan pertama 2026.
Menurut Faisal, batubara menjadi komoditas yang bisa membantu menggenjot penerimaan negara untuk menghadapi situasi saat ini. "Selain strategi belanja yang efisien, dari sisi penerimaan kita perlu ada tambahan. Batubara sendiri harganya sedang mengalami peningkatan besar, ada windfall profit," kata Faisal kepada Kontan.co.id, Minggu (5/4/2026).
Selain itu, Faisal mengingatkan agar pemerintah perlu segera memulai strategi jangka panjang untuk menjaga ketahanan dan kedaulatan energi, salah satunya dengan menahan laju eksploitasi batubara. Faisal mencontohkan langkah strategis China yang selektif untuk mengeksploitasi cadangan batubaranya, sembari memacu penggunaan energi terbarukan.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada