Kontan
Tayang pada
HBA Naik Lagi Awal Juli 2026, Harga Batubara Semua Kalori Menguat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menaikkan Harga Batubara Acuan (HBA) pada periode pertama Juli 2026. Kenaikan terjadi pada seluruh kategori batubara, mulai dari batubara berkalori rendah hingga batubara berkalori tinggi.
Penyesuaian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 274.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Juli Tahun 2026.
Keputusan tersebut ditandatangani Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 30 Juni 2026. Berdasarkan aturan tersebut, seluruh jenis batubara dengan berbagai tingkat nilai kalori mengalami kenaikan dibandingkan Harga Batubara Acuan (HBA) periode kedua Juni 2026.
Untuk batubara berkalori tinggi dengan kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR, pemerintah menetapkan HBA sebesar US$ 126,58 per ton pada periode pertama Juli 2026. Nilai tersebut meningkat dibandingkan HBA periode kedua Juni 2026 yang berada di level US$ 123,91 per ton.
Sementara itu, HBA untuk batubara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR ditetapkan sebesar US$ 90,94 per ton, naik dari US$ 88,40 per ton pada periode kedua Juni 2026.
Adapun batubara dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR dipatok sebesar US$ 62,59 per ton. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 60,19 per ton.
Selanjutnya, HBA untuk batubara dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR ditetapkan sebesar US$ 41,91 per ton pada periode pertama Juli 2026. Nilai ini naik tipis dibandingkan periode kedua Juni 2026 yang sebesar US$ 41,19 per ton.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada