Investor Daily

Tayang pada

10 April 2026 pukul 00.00

Harga Batu Bara Ambrol, Terseret Minyak Anjlok Usai Gencatan AS dan Iran

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara ambrol pada Rabu (8/4/2026), seiring penurunan harga minyak (WTI & Brent) pasca gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dan Iran bikin seluruh kompleks energi terkoreksi.

Harga batu bara Newcastle untuk April 2026 anjlok US$ 3 ke level US$ 135,5 per ton. Sedangkan Mei 2026 terpangkas US$ 8,55 menjadi US$ 132,45 per ton. Sementara itu, Juni 2026 ambles US$ 8,4 menjadi US$ 133,2 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk April 2026 turun US$ 5,15 menjadi US$ 107,65 per ton. Sedangkan, Mei 2026 ambles US$ 8,8 menjadi US$ 109,4 per ton. Sedangkan pada Juni 2026 jatuh US$ 8,65 menjadi US$ 112,5 per ton.

Dikutip dari Reuters, harga minyak dunia terjun bebas hingga kembali ke bawah US$ 100 per barel pada perdagangan Rabu (8/4/2026). Penurunan ini dipicu optimisme pasar terhadap potensi dibukanya kembali jalur vital energi global di Selat Hormuz, menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harga minyak Brent ditutup turun US$ 14,52 (13,29%) menjadi US$ 94,75 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) merosot lebih dalam sebesar US$ 18,54 (16,41%) ke level US$ 94,41 per barel.

Pendiri Lipow Oil Associates Andrew Lipow mengatakan, penurunan harga minyak terjadi karena pasar mengantisipasi kembali normalnya distribusi energi global. “Pasar berharap pasokan minyak yang sempat tertahan dapat kembali mengalir melalui jalur pengiriman tersebut,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, sekitar 20% pasokan minyak harian dunia melewati Selat Hormuz, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut berdampak signifikan terhadap harga energi global.

Gencatan Senjata 2 Pekan

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan akan menghentikan serangan terhadap Iran selama dua pekan. Keputusan ini diambil menjelang tenggat yang ia tetapkan agar Iran membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan lebih luas terhadap infrastruktur sipil.

Melalui platform Truth Social, Trump menyebut kesepakatan ini sebagai ‘gencatan senjata dua arah’. Ia juga menegaskan bahwa Washington akan bekerja sama dengan Teheran, termasuk membuka pembahasan terkait tarif dan pelonggaran sanksi.

Meski pasar menyambut positif kabar tersebut, kekhawatiran masih membayangi. Lipow menilai gencatan senjata ini masih sangat rapuh dan berpotensi tidak bertahan lama. “Pasar memang optimistis lebih banyak pasokan minyak akan masuk. Namun, risiko tetap tinggi karena kesepakatan ini sangat rentan,” katanya.

Di sisi lain, ketegangan di kawasan belum sepenuhnya mereda. Israel dilaporkan melancarkan serangan besar ke Lebanon, meskipun kelompok Hezbollah menghentikan serangan sebagai bagian dari gencatan senjata

Artikel Lainnya

Liputan 6

Tayang pada

10 April 2026 pukul 00.00

10/04/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Tayang pada

10 April 2026 pukul 00.00

10/04/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Tayang pada

10 April 2026 pukul 00.00

10/04/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Tayang pada

10 April 2026 pukul 00.00

10/04/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Tayang pada

10 April 2026 pukul 00.00

10/04/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh