Bloomberg Technoz
Tayang pada
Harga Batu Bara Acuan Awal Juli 2026 Kompak Naik, Tembus US$126
Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menetapkan harga batu bara acuan (HBA) untuk periode pertama Juli 2026. Seluruh harga acuan batu bara mengalami kenaikan dibandingkan dengan posisi periode kedua Juni 2026
Ketetapan HBA itu tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 274.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan Untuk Periode Pertama Bulan Juli Tahun 2026
Perinciannya, HBA dengan nilai kalor 6.322 kcal/kg saat naik 2,15% menjadi US$126,58/ton dibandingkan dengan harga acuan periode kedua Juni 2026 sebesar US$123,91/ton.
Selain itu, HBA dengan nilai kalor 5.300 kcal/kg dipatok sebesar US$90,94 atau naik 2,87% dari harga acuan periode II Juni 2026 di angka US$88,4/ton.
Selanjutnya, HBA untuk kalor 4.100 kcal/kg dipatok pada level US$62,59/ton atau naik 3,99% dibandingkan dengan harga periode kedua Juni 2026 senilai US$62,59/ton.
Sementara itu, HBA dengan nilai kalor 3.400 kcal/kg dipatok seharga US$41,91/ton. HBA untuk kalor rendah itu menguat 1,75% dibandingkan dengan periode kedua Juni 2026 sebesar US$41,19/ton.
Adapun, formula perhitungan HBA diatur sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 72 Tahun 2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batubara.
Berdasarkan regulasi ini, formula perhitungan HBA sesuai harga penjualan batu bara aktual perusahaan pertambangan batu bara di e-PNBP Minerba pada tanggal pengapalan Minggu kedua 2 bulan sebelumnya sampai dengan Minggu 1 bulan sebelumnya.
Berdasarkan HBA, selanjutnya dihitung Harga Patokan Batubara (HPB) yang dipengaruhi oleh kualitas batu bara, yaitu nilai kalor batu bara, kandungan air, kandungan sulfur, dan kandungan abu.
Nilai HBA Periode Pertama Juli 2026 yang berlaku untuk 1 Juli sampai dengan 15 Juli 2026 sebagai berikut:
HBA (6.322 GAR): US$126,58/ton, naik 2,15% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$123,91/ton.
HBA I (5.300 GAR): US$90,94/ton, naik 2,87% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$88,4/ton.
HBA II (4.100 GAR): US$62,59/ton, naik 3,99% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$60,19/ton.
HBA III (3.400 GAR): US$41,91/ton, naik 1,75% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$41,19/ton.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada