Bisnis Indonesia
Tayang pada
6 Maret 2026 pukul 00.00
Emiten Grup Sinarmas GEMS Catatkan Produksi Batu Bara 54,9 Juta Ton 2025
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten grup Sinarmas PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) mencatatkan peningkatan volume produksi sebesar 54,9 juta ton sepanjang 2025.
Manajemen GEMS mengatakan GEMS mencetak volume produksi 54,9 juta ton sepanjang tahun 2025. Volume produksi ini naik 8% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 50,7 juta ton.
GEMS juga mencatatkan overburden removal sebesar 297,4 bank cubic meter, dengan coal getting sebesar 54,9 juta mmt.
Sementara itu, penjualan batu bara GEMS mencapai 54,2 juta ton sepanjang 2025, naik 4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 51,9 juta ton.
Di sisi lain, sebesar 65% penjualan GEMS ditujukan untuk ekspor, dan sisanya 35% untuk penjualan domestik. Penjualan GEMS ini sebesar 52% ditujukan ke China, 6% ke India, sebesar 35% untuk Indonesia, dan 7% ke negara lainnya.
GEMS juga menyampaikan telah menghabiskan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$18,9 juta sepanjang tahun 2025, meningkat dari tahun 2024 yang sebesar US$18,6 juta.
Adapun melansir laporan keuangannya, GEMS mencatatkan penurunan pendapatan usaha menjadi US$2,41 miliar. Pendapatan ini turun 10,77% secara tahunan dari US$2,7 miliar pada 2024.
Pendapatan ini diperoleh dari penjualan luar negeri sebesar US$855,2 juta atau turun dibandingkan tahun 2024. Lalu penjualan dalam negeri sebesar US$1,55 miliar, naik dari 2024 sebesar US$931,13 juta.
Sementara itu, berdasarkan pelanggannya, GEMS membukukan pendapatan dari pihak ketiga sebesar US$2,38 miliar, dan pihak berelasi sebesar US$33,9 juta.
GEMS juga tercatat membukukan peningkatan beban pokok pendapatan 2,62% menjadi US$1,64 miliar, dari sebelumnya sebesar US$1,6 miliar.
Laba kotor GEMS juga tercatat melemah 30,18% ke level US$771,24 juta, dari sebelumnya sebesar US$1,1 miliar secara tahunan.
Alhasil, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk GEMS turun 43,39% menjadi US$268,23 juta, dari sebelumnya sebesar US$473,8 juta.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada