BISNIS INDONESIA
Tayang pada
Ekspor Sumsel Anjlok 19,23%, Tertekan Kontraksi Pengiriman Batu Bara
Bisnis.com, PALEMBANG — Kinerja ekspor Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) sepanjang Januari–Mei 2026 mengalami kontraksi cukup dalam. Pelemahan tersebut terutama dipicu oleh penurunan ekspor sektor nonmigas.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengatakan, nilai ekspor Sumsel selama Januari–Mei 2026 tercatat sebesar US$2,21 miliar, turun 19,23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Wahyu, penurunan tersebut sejalan dengan melemahnya kinerja ekspor nonmigas yang hanya mencapai US$1,99 miliar atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$2,57 miliar.
“Secara kumulatif untuk sektor nonmigas mengalami penurunan signifikan mencapai 22,58%,” ujarnya, dikutip Jumat (3/7/2026).
Berdasarkan lapangan usaha, seluruh sektor utama mencatatkan penurunan. Kontraksi terdalam terjadi pada sektor pertambangan dan lainnya yang turun 38,79%.
Selanjutnya, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 20,75%, sedangkan sektor industri pengolahan terkontraksi 11,35%.
“Secara spesifik komoditasnya, batu bara ekspornya secara kumulatif turun tajam sebesar 38,79%, karet turun 19,62%, sedangkan komoditas pulp dari kayu justru naik 10,55%,” jelasnya.
Wahyu menambahkan, tujuan utama ekspor Sumsel masih didominasi Cina dengan pangsa 36,89% dari total ekspor. Nilai ekspor ke negara tersebut mencapai US$814,50 juta, dengan komoditas utama berupa pulp dari kayu, batu bara, serta karet dan barang dari karet.
Posisi berikutnya ditempati India dengan nilai ekspor US$229,73 juta. Komoditas utama yang dikirim ke negara tersebut meliputi batu bara, karet dan barang dari karet, serta bahan kimia anorganik.
“Sementara itu, Malaysia berada di peringkat ketiga dengan nilai ekspor US$180,96 juta. Adapun, komoditas yang mendominasi pengiriman ke negara tersebut antara lain batu bara, lemak dan minyak, serta kertas, karton, dan barang turunannya,” pungkasnya.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada