Bisnis Indonesia

Tayang pada

6 Januari 2026 pukul 00.00

Ekspor Batu Bara dan Lignit Sumsel Merosot 15,25%

Bisnis.com, PALEMBANG — Kinerja ekspor Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) sepanjang Januari hingga November 2025 mengalami tekanan seiring dengan merosotnya ekspor pada sektor pertambangan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Moh Wahyu Yulianto menjelaskan dari periode Januari-November 2025, nilai ekspor Sumsel mencapai US$5,8 miliar atau turun sebesar 3,80% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Berdasarkan nilai ekspor nonmigas, dia menuturkan bahwa satu-satunya sektor yang mengalami penurunan berasal dari pertambangan sebesar 15,25%(year on year/yoy) dengan nilai US$2,2 miliar.

“Sedangkan sektor lain seperti pertanian, kehutanan dan perikanan meningkat 30,65% yoy dan industri pengolahan meningkat 7,15% yoy,” ujarnya, Senin (5/1/2026). Secara terperinci, komoditas pertambangan yang mengalami penurunan ekspor di Sumsel berasal dari batu bara dan lignit yang tercatat US$397 juta atau turun 15,25%. Menurut Wahyu, merosotnya ekspor tersebut dipengaruhi oleh berbagai kondisi, seperti permintaan pasar global yang menurun dan juga tren harga batu bara yang melandai.

Namun begitu, kata dia, secara nilai tambah aktivitas pertambangan batu bara masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi bagi Sumsel. Hal itu lantaran hasil produksi juga banyak dimanfaatkan di dalam negeri.

“Produksinya ditargetkan sama, cuma tidak diekspor tetapi untuk kebutuhan lokal. Makanya kadang pertumbuhan ekonomi kita kok masih ditopang batu bara, tetapi ekspor berkurang karena untuk menyangga di lokal seperti di Sumsel, maupun di Lampung, maupun di Jawa,” jelasnya. Sementara itu, kata Wahyu, kinerja ekspor Sumsel di komoditas lain masih relatif baik, seperti karet dan barang dari karet yang mengalami peningkatan 13,80% yoy dan pulp dari kayu sebesar 20,82%. Adapun, pangsa ekspor Sumsel pada Januari hingga November 2025 terbesar masih menuju China dengan nilai US$$2,3 miliar, diikuti India US$463 juta, serta Vietnam US$417 juta.

Liputan 6

Tayang pada

6 Januari 2026 pukul 00.00

06/01/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Tayang pada

6 Januari 2026 pukul 00.00

06/01/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Tayang pada

6 Januari 2026 pukul 00.00

06/01/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Tayang pada

6 Januari 2026 pukul 00.00

06/01/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Tayang pada

6 Januari 2026 pukul 00.00

06/01/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh