MASHABLE
Tayang pada
21 April 2026 pukul 00.00
Bukan Sekadar Tambang, Ini Strategi MIND ID Bangun Ekosistem Baterai EV hingga Coal to DME
Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, semakin agresif mengukuhkan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi nasional melalui percepatan proyek strategis hilirisasi di seluruh Anggota Grup. Langkah besar ini dirancang bukan sekadar untuk meningkatkan nilai tambah mineral, melainkan untuk membangun ketahanan energi dan memuluskan transisi energi terbarukan Indonesia.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta (13/4/2026), Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan komitmen perusahaan untuk mengubah wajah industri tambang dari sekadar pengeruk bahan mentah menjadi penyedia produk bernilai tinggi.
Sinergi Bauksit hingga Aluminium: Akhiri Ketergantungan Impor
Fokus utama yang kini menjadi sorotan adalah pembangunan rantai pasok terintegrasi bauksit–alumina–aluminium. Proyek ini merupakan kolaborasi masif antar Anggota Grup: ANTAM mengelola sisi hulu di tambang bauksit, yang kemudian diolah menjadi alumina oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).
Selanjutnya, estafet diteruskan ke INALUM untuk dikonversi menjadi aluminium di smelter yang ditenagai oleh pasokan listrik dari Bukit Asam melalui PLTU Mempawah. Integrasi end-to-end ini menjadi kunci bagi Indonesia untuk mandiri secara material dan mengurangi beban devisa akibat impor aluminium yang selama ini cukup tinggi.
Emas dan Timah: Menguasai Nilai Tambah di Dalam Negeri
Di sektor logam mulia, ANTAM sedang mengakselerasi pembangunan fasilitas manufaktur emas di Gresik. Dengan menggandeng Freeport Indonesia sebagai pemasok bahan baku, kolaborasi ini diprediksi akan memperkuat daya saing emas investasi lokal.
Sementara itu, untuk komoditas timah, hilirisasi diarahkan pada pengolahan logam menjadi timah bubuk melalui fasilitas mutakhir seperti Batu Ausmelt dan Batu Industri. Inovasi ini memastikan timah Indonesia tidak lagi keluar dalam bentuk produk dasar, melainkan produk turunan spesifik yang memiliki nilai jual jauh lebih tinggi di pasar internasional.
Ketahanan Energi dan Revolusi Ekosistem Baterai EV
Menjawab tantangan ketahanan energi, MIND ID melalui Bukit Asam menginisiasi proyek Coal to DME. Dengan memanfaatkan cadangan batu bara kalori rendah, proyek ini menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan pada LPG impor. Di sisi lain, ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle) menjadi prioritas melalui Vale Indonesia.
Pembangunan smelter High Pressure Acid Leaching (HPAL) di Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako akan memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan feronikel sebagai bahan baku utama baterai EV. Puncaknya, pembangunan pabrik battery cell dan battery pack di Karawang akan menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok kendaraan listrik global.
Membangun Kemandirian Lewat R&D dan Intelijen Pasar
Menutup paparannya, Maroef Sjamsoeddin menekankan bahwa masa depan hilirisasi sangat bergantung pada kekuatan Riset dan Pengembangan (R&D). MIND ID berencana membangun laboratorium riset mandiri yang tidak hanya fokus pada aspek teknis pertambangan, tetapi juga sisi non-teknis seperti analisis laboratorium untuk persaingan pasar.
“Kami ingin memiliki R&D sendiri untuk mengantisipasi dinamika pasar luar negeri. Penguatan R&D adalah praktik global yang harus kita kuasai agar operasi dari hulu ke hilir ini tetap kompetitif dan berkelanjutan,” pungkas Maroef.
Dengan skala proyek yang luas dan integrasi yang semakin solid, MIND ID optimis bahwa agenda hilirisasi ini akan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan memperkuat posisi tawar negara di kancah industri masa depan.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada