KBA.ONE
Tayang pada
Bea Cukai Aceh dan PT Mifa Bersaudara Perkuat Pengawasan Ekspor Batubara Lewat Praktik Lapangan
KBA.ONE, MEULABOH – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Aceh bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Meulaboh memperkuat kualitas pengawasan ekspor batubara melalui kunjungan lapangan ke PT Mifa Bersaudara pada 28–29 Juli 2026.
Kegiatan yang dipimpin Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh, Asral Effendi, didampingi Kepala KPPBC TMP C Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi petugas sekaligus mempererat sinergi antara Bea Cukai dan dunia usaha dalam mendukung ekspor yang transparan, akurat, dan berdaya saing.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Teknis (Peltek) Batubara yang sebelumnya digelar Kanwil DJBC Aceh. Setelah memperoleh pembekalan teori mengenai metode perhitungan kuantitas muatan batubara, para petugas kini mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik pengambilan sampel di lapangan sesuai standar operasional yang berlaku.
Selama kegiatan, petugas mengamati seluruh tahapan proses ekspor, mulai dari penanganan komoditas hingga teknik pengambilan sampel yang representatif. Sampel tersebut selanjutnya diuji di Laboratorium Bea Cukai untuk memastikan kesesuaian jenis dan spesifikasi batubara dengan dokumen pemberitahuan pabean.
Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh, Asral Effendi, mengatakan peningkatan kapasitas aparatur harus terus dilakukan agar mampu mengikuti dinamika perdagangan internasional dan perkembangan komoditas ekspor.
“Melalui praktik pengambilan sampel secara langsung di lapangan, petugas tidak hanya memahami prosedur yang berlaku, tetapi juga memperoleh pengalaman teknis yang akan mendukung pelaksanaan tugas secara profesional, akurat, dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KPPBC TMP C Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto, menegaskan bahwa kolaborasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan sistem pelayanan dan pengawasan yang efektif.
“Sinergi yang baik dengan para pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan sekaligus efektivitas pengawasan. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat memahami proses bisnis secara lebih komprehensif sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Selain meningkatkan kompetensi petugas, kunjungan ini juga memperkuat kemitraan antara Bea Cukai Aceh dan PT Mifa Bersaudara sebagai salah satu eksportir batubara terbesar di Aceh. Pemahaman yang lebih mendalam terhadap proses bisnis ekspor diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan, serta mendorong kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan kepabeanan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil DJBC Aceh menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang profesional serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Dengan pengawasan yang semakin berkualitas, validitas data perdagangan dapat terjaga, penerimaan negara dioptimalkan, dan kelancaran arus logistik nasional semakin didukung.
Sumber:
Artikel Lainnya
Liputan 6
Tayang pada
1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam
Bisnis Indonesia
Tayang pada
10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi
IDX Channel.com
Tayang pada
10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?
METRO
Tayang pada
10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia
Tayang pada