Bloomberg Technoz

Tayang pada

30 Januari 2026 pukul 00.00

Batu Bara Masih Dilirik, Harga Naik

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara naik pada perdagangan kemarin. Ini membuat harga si batu hitam resmi menguat dua hari beruntun.

Pada Rabu (28/1/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 109,1/ton. Bertambah 0,28% dari hari sebelumnya.

Harga batu bara pun genap naik dua hari berturut-turut. Selama dua hari tersebut, harga bertambah 0,41%.

Sepanjang tahun ini (year-to-date/ytd), harga komoditas ini naik 1,5%.

Batu bara ternyata masih diminati di tengah penggunaan energi baru-terbarukan yang kian masif. Bahkan di Amerika Serikat (AS), batu bara kembali dilirik.

Bloomberg News mengabarkan, pemerintahan Presiden Donald Trump membatalkan fasilitas pinjaman kepada Arizona Public Service Company senilai US$ 1,8 miliar untuk pengembangan energi bersih. Total, Trump membatalkan sekitar US$ 30 miliar pinjaman di sektor energi.

Pada era pemerintahan Presiden Joseph ‘Joe’ Biden, Departemen Energi AS memberikan pembiayaan sekitar US$ 400 miliar untuk pengembangan energi baru-terbarukan. Kini Trump memilih untuk membiayai program energi prioritas seperti batu bara, gas alam, nuklir, dan mineral kritis.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana proyeksi harga batu bara untuk hari ini, Kamis (29/1/2026)? Apakah akan terjadi kenaikan tiga hari beruntun?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara berada di zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 54.

RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI batu bara belum jauh dari 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.

Adapun indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 60. Menghuni area beli (long) yang kuat.

Untuk perdagangan hari ini, harga batu bara sepertinya masih akan bergerak terbatas. Target support ada di US$ 108-106/ton.

Namun kalau harga batu bara masih bisa naik lagi, maka US$ 110-117/ton bisa menjadi rentang target resisten.

Liputan 6

Tayang pada

30 Januari 2026 pukul 00.00

30/01/26

1,76 Juta Metrik Ton Batu Bara Disebar ke 4 PLTU Jaga Listrik di Jawa Tak Padam

Bisnis Indonesia

Tayang pada

30 Januari 2026 pukul 00.00

30/01/26

10 dari 190 Izin Tambang yang Dibekukan Sudah Bayar Jaminan Reklamasi

IDX Channel.com

Tayang pada

30 Januari 2026 pukul 00.00

30/01/26

10 Emiten Batu Bara Paling Cuan di 2024, Siapa Saja?

METRO

Tayang pada

30 Januari 2026 pukul 00.00

30/01/26

10 Negara Pengguna Bahan Bakar Fosil Terbesar di Dunia

CNBC Indonesia

Tayang pada

30 Januari 2026 pukul 00.00

30/01/26

10 Perusahaan Tambang RI Paling Tajir Melintir, Cuannya Gak Masuk Akal

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh