Tayang pada

23 April 2026 pukul 00.00

Pembatasan Produksi Dinilai Tekan Industri Batubara di Tengah Ketidakpastian Global

Kebijakan pembatasan produksi serta ketidakpastian geopolitik global menjadi tantangan utama bagi industri batubara nasional di tengah kondisi harga komoditas yang masih fluktuatif. Hal tersebut menjadi bahasan dalam forum Mining Connect 2026 (23/4).

APBI-ICMA turut hadir dalam sesi diskusi, yang di wakili oleh FH Kristiono selaku Wakil Sekretaris Jenderal APBI-ICMA, ia menyampaikan bahwa kebijakan pembatasan produksi berpotensi memberikan tekanan signifikan, khususnya bagi perusahaan tambang berkapasitas kecil. Tingginya biaya tetap dinilai dapat memicu penghentian operasional hingga pengurangan tenaga kerja.

Ia juga menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam mendorong harga relatif terbatas. Hal ini tercermin dari harga batubara kalori menengah (4.200 GAR) yang masih di kisaran USD 50-an hingga mendekati USD 60/ton, sementara untuk mencapai target PNBP dibutuhkan sekitar USD 74/ton.

Lebih lanjut, Kristiono menegaskan bahwa kebijakan produksi, termasuk RKAB, perlu diselaraskan dengan perencanaan jangka panjang perusahaan yang telah dituangkan dalam feasibility study, guna menjaga keberlanjutan operasional serta aspek lingkungan.

Secara keseluruhan, pembatasan produksi batubara berpotensi menekan kontribusi terhadap produk domestik bruto serta penerimaan negara, terutama jika ekspor ikut terbatas. Padahal, ekspor batubara memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung kondisi fiskal nasional.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan produksi perlu dirancang secara lebih komprehensif dan fleksibel, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara dinamika pasar global, kebutuhan domestik, serta keberlanjutan industri batubara nasional.

Artikel Lainnya

Artikel Lainnya

Biaya Logistik dan Integrasi Infrastruktur Jadi Tantangan Industri Batubara

Transparansi Emisi Batubara Disorot, Pemerintah Siapkan Pedoman Perhitungan GRK

RKAB 2026 Picu Kekhawatiran Lintas Sektor: Perbankan, Listrik hingga Penerimaan Negara Ikut Terdampak

FRHLBT Gelar Forum Dialog Teknis Bahas Standar Kerusakan Lahan Tambang

Biaya Logistik dan Integrasi Infrastruktur Jadi Tantangan Industri Batubara

Transparansi Emisi Batubara Disorot, Pemerintah Siapkan Pedoman Perhitungan GRK

RKAB 2026 Picu Kekhawatiran Lintas Sektor: Perbankan, Listrik hingga Penerimaan Negara Ikut Terdampak

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh

Alamat Sekretariat.

Menara Kuningan Building.

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-7 Kav.5,

1st Floor, Suite A, M & N.

Jakarta Selatan 12940, Indonesia

Email Sekretariat.

secretariat@apbi-icma.org

© 2025 APBI-ICMA

Situs web dibuat oleh