Launching Buku tentang Renewable Energy oleh IISD

Pada tanggal 28 Maret 2018, diadakan acara Launching Book tentang Renewable Energy oleh IISD . Pada kesempatan ini disampaikan tentang Keekonomian Konversi Batubara ke DME (Dimetil Eter). Presentasi di sampaikan oleh rekanan PT.Pertamina yaitu PT. Berau Nusantara Kawasan Industri. Dalam presentasi ini dijelaskan beberapa alasan mengapa perlu dilakukan konversi batubara ke DME (Dimetil Eter) yaitu : - Penggunaan LPG di Indonesia saat ini sudah mencapai 7 ton/tahun dengan impor 5 juta ton dan produksi dalam negeri mencapai 2 juta ton, sehingga penggunaan DME (Dimetil Eter) sebagai substitusi LPG diperlukan untuk mengurangi ketergantungan impor LPG; - Penggunaan DME (Dimetil Eter) sudah proven didunia; - Lemigas telah melakukan riset penggunaan DME (Dimetil Eter) sebagai substitusi LPG dengan campuran 20% sampai 50% DME (Dimetil Eter); - Dengan campuran DME (Dimetil Eter) 20% saja diperlukan 4-5 pabrik DME (Dimetil Eter) dengan kapasitas 250-350 rb ton/pertahun; - DME (Dimetil Eter) bisa diproduksi dari batubara kalori rendah. Indonesia memiliki cadangan batubara kalori rendah cukup besar. Dijelaskan lebih lanjut bahwa DME (Dimetil Eter) dapat digunakan untuk beberapa hal dibawah ini antara lain : 1. Bahan bakar untuk rumah tangga ( sebagai substitusi LPG ); 2. Bahan bakar alat transportasi; 3. Sumber gas hidrogen; 4. Bahan bakar untuk pembangkit listrik; 5. Untuk Aerosol.

Related Regular News: