THE 4TH INDONESIA MINING OUTLOOK 2018

Pada tanggal 21 Maret 2018 bertempat di JW Marriott ,Majalah Tambang menyelenggarakan seminar THE 4TH INDONESIA MINING OUTLOOK 2018. Seminar ini di isi oleh para pembicara yang berasal dari kalangan pemerintah sebagai regulator, pelaku usaha, akademisi, dan juga analis pasar komoditi. Acara ini merupakan gelaran tahunan, yang sudah menginjak tahun keempat. Adapun tahun ini, tema yang diangkat adalah "Prospek Pertambangan Mineral dan Batu Bara Tahun 2018". Diharapkan acara ini dapat memberikan gambaran akan seperti apa kondisi dan peluang industri minerba setahun ke depan, termasuk proyeksi pemerintah dan pelaku usaha untuk menghadapi tantangan dan peluang di tahun 2018. Kegiatan seminar sehari ini direncanakan dibagi dalam tiga bagian. Untuk bagian pertama membahas terkait update tentang peraturan pertambangan Nasional di tahun 2018. Untuk bagian pertama Hadir diantaranya adalah Pak Bambang Gatot (Dirjen Minerba), Pak Satya W. Yudha (Wakil Ketua Komisi 7 DPR-RI), Prof. Irwandy Arif (Ketua IMI), Pak Budi Gunadi (PresDir PT. Inalum). Bagian kedua seminar lebih membahas tentang tantangan dan kesempatan yang akan dihadapi industri batubara Nasioanl di Tahun 2018, Pembicara pada bagian kedua ini adalah Pak Reza Priyambada (Bina Artha Securitas), Pak Hendra Sinadia (Direktur Eksekutif APBI-ICMA), Perwakilan dari KESDM menggantikan Pak Sri Raharjo dan Perwakilan PT.PLN menggantikan Pak Iwan Supangkat. Pak Hendra hadir memaparkan mengenai peran penting batubara masih sangat penting untuk kebutuhan kelistrikan di PLTU bagi Indonesia, memaparkan terkait Hot Issues yang menjadi prioritas APBI-ICMA, yaitu yang petama tentang Harga Batubara Domestik, kedua tentang penggunaan kapal Nasional, ketiga tentang regulasi reklamasi DAS, dan yang terakhir tentang perubahan PKP2B menjadi IUPK. Pada bagian terakhir yaitu bagian yang ketiga memfokuskan pada tantangan dan kesempatan sektor mineral ditahun 2018. Pembicara untuk bagian ini adalah Pak Alexander Barus (CEO PT. Indonesia Morowali Industrial Park), Ibu Maryati Abdullah (PWYP Indonesia), Mike Bue (Mining Expert) dan perwakilan dari KESDM menggantikan Pak Bambang Susigit.

Related Regular News: