Seminar “Energy Talk” ...read more

Tanggal 6 Maret 2018 media Berita Satu yang juga membawa surat kabar Investor Daily & Suara Pembaruan, mengadakan acara seminar “Energy Talk” dengan tema mendongkrak rasio elektrifikasi di Indonesia. Seminar ini dihadiri oleh Menteri ESDM yaitu Pak Ignasius Jonan yang memberikan keynote speech dengan menggambarkan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam mendorong peningkatan rasio elektrifikasi. Dalam paparannya pak Menteri juga menegaskan peran batubara sebagai sumber energi primer yang termurah masih besar dalam mendorong rasio elektrifikasi. Namun menurut Pak Menteri, lonjakan harga batubara juga menimbulkan kesulitan bagi PLN dalam menjalankan kewajiban public service obligation. Oleh karena itu pemerintah akan menerbitkan keputusan menteri yang mengatur harga batubara acuan (HBA) khusus untuk pasokan ke PLN dan IPP. Dalam seminar tersebut APBI - ICMA diwakili oleh Pak Hendra Sinadia sebagai salah satu panelis memberikan beberapa paparan betapa krusialnya porsi batubara mendominasi elektrifikasi eksisting saat ini, serta beberapa kali moderator dan juga audience menanyakan tentang harga jual batubara ke PLN. Selain itu hadir pula panelis lain yang tidak kalah pentingnya yaitu Pak Rida Maulana (Dirjen EBTKE) , Pak Andy Noorsaman (Dirjen Ketenagalistrikan) , Bu Syofvi Roekman (Direktur Perencanaan Korporat PLN). Posisi APBI-ICMA sejak awal adalah agar harga jual batubara tetap mengacu kepada harga pasar mengingat harga komoditas sangat fluktuatif. Namun jika pemerintah tetap mengatur HBA khusus hendaknya harga yang diatur tidak jauh dari harga pasar. Dualisme harga berpotensi menimbulkan tekanan terhadap harga ekspor batubara sehingga dampaknya akan juga berpengaruh terhadap turunnya penerimaan negara.

Related Regular News: