Fakta-Fakta 2.078 Izin Usaha Pertambangan Dicabut hingga 25 Perusahaan Boleh Ekspor Batu Bara

Sumber : https://economy.okezone.com/read/2022/01/07/320/2528791/fakta-fakta-2-078-izin-usaha-pertambangan-dicabut-hingga-25-perusahaan-boleh-ekspor-batu-bara

 

Pemerintah gerak cepat untuk mengatasi kelangkaan batu bara. Kebijakan yang diambil dengan melarang ekspor batu bara mulai 1 Januari hingga 31 Januari 2022.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kehandalan listrik di Indonesia khususnya 10 juta pelanggan listrik. Di sisi lain, pemerintah juga mencabut izin usaha pertambangan.

Bagaimana fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan? Simak informasi lengkap yang telah Okezone rangkum pada Senin (10/1/2022) di bawah ini.

1. Krisis batu bara

 Berdasarkan kabar yang tengah beredar, persediaan batu bara berada di titik kritis. Akibatnya, pasokan listrik 10 juta pelanggan jadi terancam. Stok yang tersedia pun diklaim hanya dapat memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

2. Ekspor dilarang

Oleh karena itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melarang adanya kegiatan ekspor batubara selama periode 1-31 Januari 2022. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo) Anggawira, kebutuhan dalam negeri sudah seharusnya diutamakan.

“Langkah untuk menjaga pasokan dalam negeri perlu kita apresiasi. Akses terhadap listrik yang terjangkau merupakan kebutuhan mutlak untuk membawa Indonesia naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kami di Aspebindo mendorong anggota kami untuk terus memenuhi permintaan dalam negeri terlebih dahulu,” ujarnya, Sabtu (1/1/2022).

3. Jokowi cabut izin 2.078 perusahaan tambang

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga mencabut izin usaha 2.078 perusahaan penambangan minerba (302 di antaranya pertambangan batu bara) yang tak pernah menyampaikan rencana kerjanya. Menurut dia, hal ini akan membuat pemanfaatan sumber daya alam (SDA) Indonesia tersandera.

“Izin yang sudah bertahun-tahun sudah diberikan tapi tidak dikerjakan, dan ini menyebabkan tersanderanya pemanfaatan SDA untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," tegas Jokowi dalam jumpa pers di Istana Bogor, Kamis (6/1/2022).

4. 25 perusahaan masih diizinkan ekspor

Meskipun begitu, 25 perusahaan tambang asal Kalimantan Timur (Kaltim) tetap diizinkan mengekspor batu bara di tengah kebijakan larangan ekspor dari Pemerintah. Hal itu terjadi karena DMO perusahaan tersebut mencapai 76-100%.

"Alhamdulillah sudah kami laporkan kepada pimpinan bahwa ada 25 perusahan tambang di Kaltim yang dibolehkan mengekspor batu bara, karena DMO mencapai 76-100 persen. Mudah-mudahan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah Kaltim melalui ekspor pertambangan," ucap Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny, dikutip oleh MNC Portal Indonesia, Rabu (5/1/2022).

Related Regular News: