Webinar Transisi Energi di Bimasena

 

                Bimasena, Bimasena adalah Organisasi Perkumpulan Pertambangan dan Energi yang didirikan pada awal tahun 1996 dan diresmikan pada tanggal 1 Desember 1997 yang diketuai oleh Prof. Subroto mengadakan acara webinar Bimasena Energy Dialogue dengan tema “Transformasi Bisnis Sektor Batubara Dalam Rangka Mendukung Transformasi Energi Indonesia”. Acara tersebut diselenggarakan bekerjasama dengan Mining & Mineral Industry Institute (MMII), unit dari MindID. Prof. Subroto yang pernah menjadi Menteri Pertambangan & Energi di era pemerintah Presiden Soeharto dan pernah menjadi Sekretaris Jenderal dari OPEC juga adalah Chairman Advisory Board dari MMII. Prof Subroto yang saat ini berusia 97 tahun juga adalah penerima Lifetime Achievement Award dari APBI pada saat acara 29th Anniversary APBI yang dilaksanakan pada tahun 2018. 

Webinar ini bertujuan untuk: a. Mengetahui supply dan demand batubara untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang untuk dapat memperkirakan proyeksi produksi dan pemanfaatan batubara di Indonesia. b. Mengetahui kebijakan Pemerintah dalam rangka mendukung pengembangan dan pemanfaatan batubara di dalam negeri. Apakah insentif dan kemudahan yang telah diakomodir di dalam beberapa peraturan antara lain terkait tax holiday, tarif iuran produksi batubara, serta kemudahan penyediaan lahan untuk proyek yang termasuk proyek strategis nasional sudah cukup untuk menaikkan kelayakan ekonomi proyek maupun mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan? c. Menyelaraskan antara prediksi supply dan demand batubara dengan rencana transformasi bisnis pemegang perizinan berusaha batubara. d. Mengetahui langkah-langkah, rencana dan strategi pemenuhan target EBT sesuai dengan bauran energi nasional sebagaimana tercantum di dalam RUEN. Apakah ada kemungkinan perubahan komposisi bauran energi yang telah ditetapkan di dalam RUEN dimana porsi batubara akan ditingkatkan sesuai dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya pengguna electric Vehicle?

Pembicara yang berpartisipasi dalam webinar tersebut adalah Ridwan Djamaluddin (Direktur Jenderal Mineral dan Batubara), Suryo Eko (Direktur Transformasi Bisnis MindID), Paul Butar Butar (Direktur Eksekutif Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia METI) dan Hendra Sinadia (Direktur Eksekutif APBI). Acara tersebut dimoderatori oleh Ratih Amri (Corporate Secretary Mind ID). Hendra Sinadia dalam acara tersebut memaparkan beberapa hal seperti: (1) Supply dan demand batubara di dalam negeri maupun global. 2) Analisa dan prediksi produksi batubara terkait dengan tren global tentang penurunan emisi karbon. Mohon dapat diberikan contoh kebijakan beberapa negara seperti China dan Uni Eropa untuk menetralkan emisi karbon dalam jangka panjang dan apakah kebijakan negara-negara tersebut mempengaruhi konsumsi batubara dari Indonesia. 3) Overview terhadap rencana pengembangan dan pemanfaatan batubara di dalam negeri dari anggota APBI terkait dengan tren global serta kebijakan untuk pengembangan dan pemanfaatan batubara di dalam negeri. 4) Daftar insentif dan kemudahan (Wishlist) yang diinginkan oleh APBI untuk menaikkan keekonomian dari pemanfaatan batubara sehingga dapat mendorong hilirisasi batubara di Indonesia.

Dalam acara tersebut Dirjen Minerba juga menyampaikan pernyataan dari Presiden Joko Widodo tentang komitmen pemerintah untuk mencapai tujuan yang disepakati dalam Paris Agreement untuk pengurangan emisi gas rumah kaca dengan tetap mempertimbangkan potensi dan peran batubara dalam mendukung ketahanan energi nasional. APBI juga mendukung transisi energi dari energi fossil ke energi yang lebih bersih dengan mempertimbangkan potensi permintaan batubara yang masih cukup kuat hingga 2-3 dekade kedepan. Selain itu, dukungan insentif termasuk reward sangat diperlukan agar perusahaan-perusahaan yang melaksanakan transisi energi baik melalui gasifikasi, liquefaksi, atau pengolahan batubara menjadi methanol, investasinya dapat terjamin untuk jangka panjang. APBI mengapresiasi diundangkannya UU No. 3 Tahun 2020 dan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang menjadi peletak dasar dari pengembangan dan pemanfaatan batubara atau hilirisasi batubara untuk mendukung transisi energi.

---000---

Related Regular News: