APBI Partisipasi di CERA Week 2021 : “Geopolitics & Carbo Neutrality:The Future of Coal”

APBI mendapat kehormatan diundang partisipasi dalam CERA Week 2021, salah satu acara konferensi energi paling prestisius di dunia yang tahun ini diadakan secara daring. Acara yang digagas oleh IHS Markit tersebut telah berlangsung lebih dari 30 tahun. Untuk tahun 2021 ini beberapa pembicara VVIP partisipasi dalam acara yang diadakan tanggal 1-5 Maret 2021. Sesi pembuka di hari pertama CERA Week menghadirkan tokoh dunia seperti antara lain pendiri Microsoft Bill Gates, Jennifer Granholm US Secretary of Energy, dan Presiden Kolombia Ivan Duque Marques. Di hari kedua, hadir John F. Kerry, mantan Menteri Luar Negeri AS di masa pemerintahan Presiden Barrack Obama yang saat ini ditunjuk oleh Presiden Joe Biden sebagai Utusan Khusus Presiden AS untuk Perubahan Iklim.

                Hendra Sinadia Direktur Eksekutif APBI tampil di hari terakhir Jum’at 5 Maret 2021 dalam sesi panel diskusi dengan tema “Geopolitics & Carbo Neutrality:The Future of Coal”. Sesi yang dipandu (moderator) oleh James Stevenson, senior analyst IHS Markit tersebut juga dihadiri panelis lain yaitu P.M. Prasad (Central Coalfields Ltd, Coal India Ltd), dan Yaokun Gao (Managing Director Coeclerici Far East Pte. Ltd.). Di sesi ini dibahas dampak dari terhambatnya ekspor batubara Australia ke Tiongkok sebagai akibat dari dinamika geopolitik persaingan dagang AS dan Tiongkok. Topik lain yang dibahas adalah  prospek ekspor batubara Indonesia serta peluang pasar/impor di Tiongkok dan India. Selain itu dibahas juga mengenai kesulitan pendanaan (funding) bagi investasi pertambangan batubara.

                Di hari ketiga CERA Week juga menghadirkan speech dari HE. Narendra Modi Perdana Menteri India. Sesi yang menghadirkan para tokoh dunia tersebut dipandu oleh Daniel Yergin, Vice Chairman IHS Markit yang juga dikenal sebagai salah satu penulis beberapa buku yang menjadi panduan utama di bidang energi. Sebagian besar topik yang dibahas di CERA Week 2021 ini adalah transisi energi, transformasi dari energi fosil ke energi baru terbarukan. Perubahan dinamika dunia yang sangat cepat mengharuskan industri fosil untuk mempersiapkan transformasi menuju energi lebih bersih dan energi terbarukan. Meskipun trend penggunaan batubara diperkirakan akan semakin berkurang tetapi batubara tetap masih berperan penting paling tidak untuk 2-3 dekade kedepan. APBI tetap optimistis batubara berperan penting untuk mendukung ketahanan nasional dan regional.

Related Regular News: