Minggu Lalu Harga Batu Bara Anjlok 3%, Minggu Ini Naik Plis!

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20210125082931-17-218389/minggu-lalu-harga-batu-bara-anjlok-3-minggu-ini-naik-plis

 

Harga batu bara bergerak naik pada perdagangan akhir pekan lalu. Ini memberi sinyal bahwa harga si batu hitam mungkin masih bisa naik pada minggu ini.

Pada perdagangan Jumat (22/1/2021), harga batu bara acuan di pasar ICE Newcastle (Australia) untuk kontrak yang berakhir 26 Februari 2021 berada di US$ 86,85/ton. Melesat 1,82% dibandingkan hari sebelumnya.

Sepanjang pekan lalu, harga batu bara ambles 3,23% secara point-to-point. Ini terjadi setelah pada pekan sebelumnya harga melonjak 5,92%.

Dalam tiga hari perdagangan terakhir pekan lalu, harga batu bara terlihat mulai merangkak naik setelah lima hari tertekan. Ini menjadi tanda bahwa pelaku pasar sudah cukup melakukan ambil untung (profit taking) dan mulai kembali memborong komoditas tersebut.

"Pandangan kami sangat bullish terhadap harga batu bara termal dalam jangka pendek karena penurunan pasokan akibat faktod musiman sementara permintaan meningkat sieing musim dingin di belahan bumi utara (northern hemisphere). Selain itu, permintaan di China dan India juga meningkat karena pembukaan kembali aktivitas masyarakat secara bertahap," sebut Toby Hassall, Analis Refinitiv.

Hingga saat ini, impor batu bara oleh China untuk periode Januari 2021 mencapai 24,58 juta ton. Meski bulan ini belum kelar, tetapi sudah menjadi yang tertinggi sejak Juni 2020.

Sementara impor baru bara oleh India tercatat 18,69 juta ton pada bulan ini. Impor tertinggi dalam setidaknya setahun terakhir.

Akan tetapi, investor perlu hati-hati karena ke depan prospek harga batu bara agak fluktuatif cenderung suram. Proyeksi Refinitiv untuk median harga batu bara termal kuartal I-2021 berada di US$ 63,37/ton. Kemudian pada kuartal II-2021 turun menjadi 59,42/ton, kuartal III-2021 turun lagi ke US$ 58,79/ton, dan pada kuartal pamungkas 2021 naik ke US$ 61,5/ton.

Meski naik pada kuartal IV-2021, tetapi masih lebih rendah dibandingkan posisi kuartal I-2021. Artinya, harga batu bara tahun ini kemungkinan akan minus secara year-to-date.

Related Regular News: