Strengthening The Trade and Investment in Coal Mining Sector Between Indonesia and Poland

Pemerintah Polandia berencana untuk melanjutkan investasi di bidang pertambangan batubara di Indonesia. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, perwakilan Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) memenuhi undangan dari Wakil Duta Besar Polandia, Bapak Piotr Firlus pada pertemuan di Kantor Kedutaan Besar Polandia, Jakarta (18/01).

Pertemuan semi-formal ini dibuka dengan perkenalan dari APBI-ICMA yang dihadiri oleh Hendra Sinadia selaku Direktur Eksekutif yang juga memberikan pengantar singkat tentang profil APBI-ICMA. Pada kesempatan itu, kedua belah pihak banyak membahas mengenai industri pertambangan batubara di Indonesia saat ini antara lain terkait pandangan asosiasi terhadap pasar batubara di Tiongkok serta dampak pada pasar batubara global akan pandemi Covid-19 dan isu-isu politik yang tengah terjadi.

Diskusi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai industri batubara dalam negeri secara menyeluruh termasuk pada sistem logistiknya. Pihak Kedubes Polandia juga berbagi informasi atas produksi dan pasar batubara mereka yang di nilai cukup baik di Kawasan Eropa. Negara ini menghasilkan sekitar 75% listriknya dari batubara, nomor dua setelah Jerman dan menjadikannya produsen batubara terbesar kesembilan di dunia.

Disisi lain, Polandia akan segera mengakhiri ketergantungannya pada batubara di tahun 2049. Namun, tidak sedikit yang menilai hal ini sangat sulit untuk dibayangkan dan di rasa waktunya kurang tepat. Hal ini disampaikan oleh Cezary Filipek, Business Development Manager dari Kantor Perdagangan dan Investasi Polandia yang turut hadir pada pertemuan tersebut. Pihaknya menyebutkan hal terbaik yang memungkinkan dilakukan untuk saat ini adalah dengan memikirkan keefisiensian proses dan manfaat dari pengolahan batubara itu sendiri baik di Polandia atau di Indonesia.

Hal ini disambut baik oleh pihak APBI yang juga mengakui bahwa Polandia telah terbukti memiliki keunggulan teknologi, terutama dari sisi pertambangan. Seiring dengan amanat Presiden RI, Joko Widodo dan Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM, kepada para pelaku usaha pertambangan untuk menyegerakan pengembangan teknologi dalam upaya pembangunan hilirisasi.

Oleh karenanya, kedua belah pihak sepakat untuk memfasiliasi peluang kerjasama ini dengan membuat program acara diskusi dalam format Webinar yang menghadirkan The Polish Chambers of Commerce (PCC) dan akan melibatkan perusahaan perusahaan dari Polandia dan Indonesia.

Related Regular News: