Asosiasi Batu Bara Usul Pangkas Produksi 115 Juta Ton M/T

Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/324695-asosiasi-batu-bara-usul-pangkas-produksi-115-juta-ton-mt

 

Kondisi over supply yang terjadi di sektor pertambangan batu bara, membuat Asosiasi Produsen Batu Bara Indonesia (APBI) mengusulkan pemangkasan target produksi tahun ini.  Beberapa analis seperti IHS Markit memperkirakan penurunan permintaan batu bara di 2020 pasca Covid-19 merupakan penurunan yang terbesar sepanjang sejarah. 

Dari kajian APBI, diperkirakan seaborne demand telah terkoreksi sekitar 85 juta M/T dari sekitar 980 juta M/T di Januari menjadi sekitar 895 juta M/T di Juni 2020.  Jumlah ini diperkirakan masih akan terus terkoreksi sampai akhir tahun jika Pandemi Covid 19 terus berlanjut. Dampak dari Pandemi Covid-19 yang menyebabkan semakin melebarnya kondisi oversupply di pasar batu bara termal global mendorong harga terus turun. Kondisi ini semakin mencemaskan karena trend harga rendah masih akan berlanjut akibat kekhwatiran akan kemungkinan gelombang kedua (2nd wave) serangan Covid-19 yang dapat kembali menekan pemulihan ekonomi di negara-negara tujuan ekspor batubara Indonesia seperti, di Tiongkok, India, Jepang, Korea, dan lain-lain. 

Turunnya harga yang mana Harga Batubara Acuan (HBA) Juni dan Juli yang di level US$50-an dollar / MT (basis 6322 GAR) yang mana mendekati level harga di tahun 2016.  Dengan kondisi seperti ini APBI berpendapat perlu segera ada upaya pengendalian produksi melalui pemotongan produksi (production cut) dari para produsen batubara nasional. Pemotongan produksi diharapkan dapat menekan harga yang terus turun karena semakin melebarnya oversupply. 
 

Related Regular News: