Seminar Platts: INDONESIA COAL UPDATE-WHERE IS THE DEMAND FOR INDONESIA COAL NOW?

S&P Global Platts mengadakan acara seminar di Sahid Sudirman Center, pada acara ini sekretariat APBI menghadari seminar tersebut. Seminar yang dihadiri oleh para marketing dari beberapa perusahaan seperti Borneo Indo Bara, Adimitra Baratama, Toba Bara, memiliki beberapa agenda yang dibahas seperti China Stop-start import, India’s Domestic Coal, Northeast Asia & Emerging Market in Southeast Asia, Coal Analytic : Demand Forecast & Competition with other fuel types, Will Indonesia remain the largest seaborne exporter of coal?. Ada 2 narasumber pada acara tersebut yaitu Deepak Kannan selaku Managing editor Asia Pacific Thermal Coal, Matthew Boyle selaku Lead Analyst Global Coal, sementara Sunaina Arya selaku Global Community Sales Specialist Metal & Mining lebih menjelaskan tentang apa itu S&P Global Platts dan  beberapa Analisa yang bisa diunduh di dalam website mereka.

Para pembicara ini menekankan beberapa pasar baru yang setidaknya akan menjadi target pasar baru batubara Indonesia selain China yang sejauh ini masih menerapkan sistem stop start impor batubara (dengan kebijakan membuka keran impor dan membatasi keran impor batubara yang masih belum menentu), pasar baru yang diyakini akan mendapat perhatian ialah India, dan Asia Tenggara yang akan meningkatkan pembangunan PLTU nya seperti Vietnam dan Malaysia.

Related Regular News: