Kegiatan diskusi/dialog dengan tema “Deepening Regional Cooperation on Sustainable Development and Climate Change - Future Collaboration” (21 Agustus 2019)

Pada tanggal 21 Agustus 2019  diadakan kegiatan diskusi/dialog dengan tema “Deepening Regional Cooperation on Sustainable Development and Climate Change - Future Collaboration”. Acara ini diadakan oleh Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim (UKP-PPI) di Grand Ballroom, Mandarin Oriental Hotel, Jakarta. Acara ini bekerja sama dengan Griffith University dan Universitas Indonesia.

Dialog pagi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang kebijakan yang terkait dengan perubahan iklim di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik. Tujuan lainnya adalah untuk berbagi informasi tentang peran dari masing-masing pihak dalam mengatasi perubahan iklim juga untuk mencapai target “Sustainable Development Goals

Isu penggunaan energi batubara di Indonesia, yang menjadi salah satu penyebab terbesar dari “Climate Change Threat” juga menjadi pembahasan dalam diskusi ini. Dimana dalam faktanya, Indonesia masih sangat bergantung pada batubara. Beberapa panelist menyampaikan bahwa kita harus segera bertransisi ke renewable-energy. Bapak Monty Girianna l, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi SDA dan Lingkungan Hidup (Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian) menyetujui inisiatif tersebut namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Mengadakan konsesus antara pemerintah, industri, dan komunitas

2. “15 years Work Plan

3. Berbagi beban tanggung jawab nantinya

Adapun hal lain yang menghambat pencapaian target Sustainable Development Goals, yaitu mengenai Waste Management Plan. Dimana disepakati dalam diskusk, bahwa pemerintah harus segera membuat regulasi yang kuat mengenai kebijakan masalah ini. Salah satu usulan dari Diah Wido, Anggota DPR-RI terpilih, adalah untuk melarang penggunaan tas plastik diseluruh Indonesia. Namun hal ini harus betul2 dipertimbangkan karena dapat berdampak pada industri plastik di kota2 kecil.

Bapak Ghazi, CFO PT. Sarana Multi Infrastruktur, menyampaikan bahwa kita juga harus memperhatikan banyaknya sumber untuk “bankable SDG projects”, kesadaran dari masyrakat, serta dampak yang akan terjadi dalam penyaluran SDG funding.

From the little things, big things grow”, hal ini kerap disampaikan oleh Director of Griffifth Asia Institute  Dr. Caitlon Byrne, dengan maksud untuk mendorong kita semua untuk memulai dari hal kecil untuk perubahan yang besar salam mengatasi isu perubahan iklim dan pencapaian SDG. Karena sesungguhnya SDG bisa dicapai dengan bekerja bersama2. Karena SDG bukan hanya milih pemerintah atau industri, melainkan kita semua.

Related Regular News: