Tiga tambang batubara Tanito Harum menghentikan operasi menyusul perubahan kebijakan

Sumber : https://www.thejakartapost.com/news/2019/07/11/three-coal-mines-may-have-to-stop-operations-following-policy-change.html

TheJakartapost.com  11  Juli  2019  memberitakan  bahwa  tiga tambang batu bara di Kalimantan yang dioperasikan oleh PT Tanito Harum harus menunda operasi setelah pemerintah mencabut perpanjangan kontrak perusahaan yang seharusnya berlaku selama 20 tahun ke depan setelah perpanjangan kontrak dianggap melanggar hukum.

Direktur Jenderal Batubara dan Sumber Daya Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bambang Gatot Ariyono, mengatakan pada hari Rabu bahwa keputusan untuk mengakhiri izin dibuat sesuai dengan hukum.

"Jika izin itu diakhiri, maka itu harus dikembalikan ke negara," katanya kepada pers di sela-sela sidang di DPR.

Secara luas dilaporkan bahwa Tanito Harum, yang mengoperasikan tiga tambang batubara di Kalimantan Timur, telah menerima perpanjangan kontrak dari pemerintah setelah kontrak sebelumnya berakhir pada 14 Januari.

Namun, pemerintah mencabut kontrak setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bahwa perpanjangan kontrak tidak sejalan dengan UU No.4 / 2009 tentang pertambangan batubara dan mineral.

KPK berargumen bahwa undang-undang tersebut tidak mengakui adanya pembatasan pekerjaan batu bara (KPK2B) yang dipegang oleh Tanito Harum, melainkan harus berdasarkan izin penambangan khusus (IUPK).

Bambang mengatakan kementerian tidak mengambil tindakan lebih lanjut, mengatakan bahwa Tanito Harum belum secara resmi menanggapi pencabutan izin.

Related Regular News: