Mining Investment Asia ( 26-28 Maret 2019)

Untuk keempat kalinya APBI-ICMA dalam hal ini Hendra Sinadia Direktur Eksekutif APBI-ICMA  diundang sebagai narasumber di acara “Mining Investment” di Singapura yang diselenggarakan oleh Spire Events. Partisipasi APBI di acara tersebut bertujuan untuk membangun network dengan investor dari berbagai institusi dan juga memperkenalkan peluang investasi pengembangan sektor industri batubara di Indonesia.

Acara Mining Investment Asia 2019 diadakan di Intercontinental Hotel Singapura tanggal 26-28 Maret 2019. Konferensi internasional tersebut dihadiri sebagian besar dari pihak investment bank, private equity baik dari Singapura, Hong Kong, Australia, Thailand, China, USA, dan beberapa negara lain. Selain paparan dari Indonesia, asosiasi nikel dari Filipina juga mempresentasikan peluang investasi di industri nikel di negara mereka.  Di hari pertama, agenda utama adalah sesi “Women in Mining” yang mana diisi oleh narasumber executive wanita yang sukses di industri pertambangan. Hendra Sinadia dari APBI tampil di hari kedua dengan membawakan paparan “Outlook Indonesian Mining Industry” yang membahas peluang dan tantangan sektor industri batubara Indonesia yang juga merupakan eksportir batubara thermal terbesar di dunia. Peluang investasi di sektor tersebut cukup besar khususnya dalam pengembangan coal fired power plant (PLTU), clean coal technology dan coal value added

Mining Investment Asia 2019 membahas topik yang luas termasuk paparan mengenai dampak kebijakan proteksionis Trump serta perang dagang China vs AS terhadap perdagangan komoditas sumber daya mineral. Selain itu topik mengenai teknologi informasi digital (digitalisasi) di sektor pertambangan juga diulas dalam sesi khusus dengan pembicara kompeten dari perusahaan penyedia jasa digital dari Australia.

Related Regular News: